ANGGOTA KORAMIL 0828/11 TAMBELANGAN BANTU PADAMKAN KEBAKARAN SDN BATORASANG 2

Kopda Aris, Anggota Koramil 0828/11 Tambelangan tengah membantu petugas damkar memadamkan api.

Sampang, Pojok Kiri – Kebakaran yang terjadi di SDN Batorasang 2 Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang pada Kamis (11/10/2018) sore sekitar pukul 15.50 WIB menghanguskan 4 ruangan yang berada dalam satu lokal bangunan. Dugaan sementara kejadian kebakaran tersebut akibat adanya korsleting arus pendek listrik di lokal bangunan yang terbakar itu.

Aaaaaaaaaaa Saat terjadinya kebakaran di lembaga pendidikan milik pemerintah tersebut, Anggota Koramil 0828/11 Tambelangan Koptu Aris yang juga menjadi Bintara Pembina Desa (Babinsa) Batorasang turut berbaur membantu memadamkan kobaran api yang ganas melalap 4 ruangan dalam satu lokal SDN Batorasang 2 tersebut.

Koptu Aris mengungkapkan jika pada pukul 12.30 WIB seluruh siswa telah meninggalkan sekolah. Begitu juga dengan kepala sekolah, seluruh guru dan penjaga sekolah telah meninggalkan sekolah dimaksud karena sudah memasuki waktu pulang. Sehingga sudah tidak ada lagi seorang pun di sekolah tersebut, dan sekolah itu ditutup seperti biasanya.

“Saat kejadian tidak ada seorang pun di sekolah itu. Sekitar pukul 15.45 WIB warga sekitar dikejutkan dengan munculnya api dari sekolah itu di sekitar ruang guru pada bagian sebelah timur. Karena angin yang cukup kencang, mengakibatkan kobaran api semakin membesar dan merembet membakar ruang kelas yang berada di sebelah baratnya,” ungkapnya, Kamis (11/10/2018) sore.

Kopda Aris tengah mengumpulkan data dari pihak sekolah dan juga warga sekitar.

Aris menceritakan jika dirinya juga turut berbaur dengan warga sekitar bahu membahu memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Dalam proses pemadaman api itu, juga dibantu oleh para santri dari pondok pesantren Al Mubarok Lan Bulan yang berada tak jauh dari lokasi kegagalan dimaksud. Sekitar pukul 16.10 WIB 1 unit mobil damkar tiba di lokasi kejadian, disusul mobil damkar ke 2 tiba sekitar pukul 16.59 WIB. Sementara api berhasil dijinakkan seeluruhnya sekitar pukul 17.25 WIB.

BACA JUGA :  Mahasiswa IAIN Madura Tuding Ada Oknum Panitia PBAK Lakukan Pungli

“Kami selaku TNI AD selalu siap siaga membantu kejadian bencana yang menimpa siapa pun juga. Sebab, itu memang tugas dan salah satu wujud pengabdian kami kepada rakyat. Kejadian kebakaran itu untuk sementara ini diduga karena terjadinya korsleting arus pendek listrik di sekitar ruang guru. Untuk korban jiwa nihil, dan kerugian materi ditaksir sekitar Rp250 juta. Selain membantu memadamkan api dan mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan, kami juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan melaporkan seluruh kronologi kejadian kepada pimpinan,” pungkasnya. (msa)

Telah dibaca : 22 kali.