PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH DISABILITAS DAN TUNA GRAHITA TERUS DILAKUKAN PPK SAMPANG

PPK Sampang Kota saat ditemui Direktur RS Mohammad Zyn, Selasa (04/12/2018).

Sampang, Pojok Kiri – Pemutakhiran data daftar pemilih untuk Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang. Penyelenggara pemilu tersebut juga melakukan pendataan terhadap penderita Disabilitas dan Tuna Grahita ada di Kabupaten Sampang, yang telah memenuhi syarat mempunyai hak pilih sebagaimana diatur dalam UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, serta mengacu pada Peraturan KPU nomor 11 tahun 2018 tentang penyusunan daftar pemilih di dalam negeri dalam penyelenggaraan pemilu.

Pengertian Tuna Grahita sendiri bukanlah orang gila yang tidak mempunyai akal. Tetapi berdasarkan rangkuman Koran Pojok Kiri, pengertian dari Tuna Grahita atau Cacat Ganda adalah kelainan dalam pertumbuhan dan perkembangan pada mental intelektual (mental retardasi) sejak bayi (dalam kandungan) atau masa bayi dan anak-anak yang disebabkan oleh faktor organik biologis maupun faktor fungsional, adakalanya disertai dengan cacat fisik dengan ciri-ciri dan klasifikasi diantaranya kecerdasan sangat terbatas, ketidakmampuan sosial yaitu tidak mampu mengurus diri sendiri sehingga selalu memerlukan bantuan orang lain, keterbatasan minat, daya ingat lemah, emosi sangat labil, apatis dan  acuh tak acuh terhadap sekitarnya.

Sementara berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan KPU Kabupaten Sampang melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sampang Kota pada Selasa (04/12/2018). Penderita Disabilitas dan Tuna Grahita di Kabupaten Sampang berdasarkan data dari Dinas Sosial (Dinsos) setempat tercatat ada sekitar seribu orang lebih.

Selain itu, PPK Sampang Kota juga bergerak menuju Rumah Sakit (RS) Mohammad Zyn untuk mengkroscek apakah ada pasien Disabilitas dan Tuna Grahita yang tengah dirawat di RS plat merah tersebut. Namun, berdasarkan data dari pihak rumah sakit sementara ini tidak ada pasien dimaksud.

BACA JUGA :  SIAPA YANG TANGKAP JARINGAN NARKOBA MALAYSIA-SOKOBANAH? INFO KEPOLISIAN SIMPANG SIUR

PPK Sampang Kota juga mendata seluruh pegawai RS tersebut yang bertugas memberikan pelayanan pada saat pemilu 17 April 2019 nanti, agar tetap bisa menggunakan hak pilihnya. Hasilnya, terdata ada sekitar 400 orang yang akan diusulkan untuk bisa memilih di TPS sekitar RS.

Ketua PPK Sampang Kota M Sodik mengungkapkan jika pihaknya terus melakukan pemutakhiran dan penyempurnaan data pemilih untuk pemilu dan pilres 2019 di wilayahnya. Khususnya terkait warga penderita disabilitas dan Tuna Grahita yang mempunyai hak pilih.

“Kali terus melakukan pemutakhiran hingga penyempurnaan data pemilih untuk pemilu dan pilres 2019 nanti. Khususnya bagi penderita disabilitas dan Tuna Grahita kami meminta data by name by address kepada Dinsos. Selanjutnya, Kami akan berkoordinasi dengan masing-masing Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk mengkroscek langsung ke bawah. Sementara di RS sendiri masih nihil untuk penderita disabilitas dan Tuna Grahita,” pungkasnya, Selasa (04/12/2018). (msa)

Telah dibaca : 16 kali.