FPTI SAMPANG AKAN SEGERA TERBENTUK, DISPORABUDPAR DAN KONI RESPONS POSITIF


Sampang, Pojok Kiri – Cabang olahraga (Cabor) panjat tebing selama ini di Kabupaten Sampang masih belum pernah ada. Padahal, sejak 22 Januari 1995 sejatinya sudah lahir organisasi Pencinta Alam (PA) di SMA Negeri 1 Sampang, dengan nama Gabungan Siswa Pencinta Alam (Gaspala) yang ekses dalam kegiatan mendaki gunung mampu panjat tebing alam. Bahkan, Gaspala yang terkungkung di dalam sekolah itu sempat membuat sendiri wall climbing (papan panjat tebing, red) di dalam sekolah tersebut meski tanpa dukungan dan perhatian dari pihak sekolah dimaksud.

Aaaaaaaaaa Setelah hampir 24 tahun berlalu, cita-cita yang sudah lama terpendam dari para pendiri dan alumni Gaspala, akhirnya bertekad berkumpul untuk berniat membentuk Cabor Panjat Tebing dengan nama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Cabang Kabupaten Sampang. Untuk mewujudkan niat itu, belasan alumni Gaspala yang biasa disebut senior dari berbagai generasi akhirnya berkumpul di salah satu di Kecamatan Kota Sampang pada Sabtu (15/12/2018) untuk membentuk struktur pengurus FPTI yang akan segera diusulkan ke pihak KONI Sampang dan juga FPTI Daerah Jawa Timur.

Dalam pertemuan itu, akhirnya disepakati Ach Rahman Iswanto yang merupakan salah satu pendiri Gaspala didapuk menjadi Ketua Umum. Sementara Ach Suherman ditunjuk sebagai Ketua Harian, Mahardika Surya Abrianto dipercaya menduduki posisi Sekretaris Umum, dan Moh Qomaruddin sebagai Sekretaris Harian. Untuk Bendahara Umum dipegang Dewi Fatimah, dan Bendahara Harian Yana Shuraida.

Sejumlah senior Gaspala serius membahas pembentukan awal FPTI Cabang Kabupaten Sampang di Cafe Kopi Sultan, Sabtu (16/12/2018).

Ach Rahman Iswanto mengungkapkan bahwa berawal dari cita-cita keinginan para PA seperti Gaspala dan Gabungan Pemuda Pencinta Alam Sampang Madura (Gempasara) yang menjadi rumah para senior Gaspala untuk bisa memiliki sebuah wall climbing dan bisa menciptakan atlet panjat tebing. Akhirnya mengadakan pertemuan untuk membentuk FPTI Cabang Kabupaten Sampang yang selama ini masih belum pernah ada.

BACA JUGA :  HMI PAMEKASAN GELAR AKSI PROTES KEBIJAKAN JOKOWI-JK

“Niat kami untuk membentuk FPTI Cabang Kabupaten Sampang ini tidak hanya sekedar mempunyai wall climbing saja. Tetapi dari situ kita bisa melahirkan atlet panjat tebing dari Kabupaten Sampang yang selama ini belum pernah ada. Karena saya melihat setiap pagelaran event olahraga mulai Porkab hingga Porprov, Kabupaten Sampang sendiri tidak pernah mengikuti lomba pada cabor panjat tebing. Untuk itu kami bertekad untuk bisa mewujudkan cita-cita kami yang sebenarnya sudah lama terpendam. Kami berharap pemerintah setempat dan juga KONI Sampang bisa membantu mewujudkan terbentuknya Cabor baru ini di Kabupaten Sampang,” ungkapnya, Minggu (16/12/2018).

Terpisah, Kabid Olahraga Disporabudpar Sampang A Rofik mengaku sangat mendukung jika pendirian cabor baru di Kabupaten Sampang itu bisa segera terwujud. Menurutnya sangat perlu ada Cabor Panjat Tebing itu, mengingat selama ini masih belum pernah ada di Kabupaten Sampang.

“Kami sangat setuju sekali jika ada yang mau mendirikan cabor panjat tebing itu. Karena memang di Kabupaten Sampang selama ini masih belum pernah ada. Untuk pembentukan awal silakan koordinasikan dengan Pihak KONI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Sampang H Moh Syarifuddin menyatakan sangat setuju jika ada yang mau membentuk dan mendirikan Cabor Panjat Tebing yang memang belum pernah ada di Kabupaten Sampang. Dirinya meminta agar segera dibentuk struktur pengurus serta AD/ART nya, dan diminta untuk segera diserahkan kepada pihaknya.

“Bagus sekali itu, karena memang selama ini kami tidak mempunyai atlet panjat tebing. Sehingga, selam ada event olahraga kami selalu absen dalam perlombaan pada cabor panjat tebing. Kami menunggu niat serius rekan-rekan yang akan membentuk FPTI Cabang Kabupaten Sampang itu. Kami meminta agar segera dibentuk struktur pengurus dan AD/ART, agar bisa kami teruskan dan didaftarkan ke KONI Provinsi Jawa Timur untuk,” pungkasnya. (msa)

BACA JUGA :  POKJA ULP BARJAS LELANG PROYEK REHABILITASI RUANG VIP RUMDIN BUPATI SAMPANG TAK TERBUKA

Telah dibaca : 70 kali.