SEKOCI PADI DINILAI ILEGAL, CATUT NAMA LSM SEKOCI ATAS DUKUNGAN PRABOWO-SANDI

Relawan Sekoci Padi saat memasang baliho menyambut kedatangan Cawapres Sandiaga Salahudin Uno di Kabupaten Sampang.

Sampang, Pojok Kiri – Nama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sekoci Indoratu ternyata dicatut oleh beberapa oknum untuk memberikan dukungan terhadap pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno. Pencatutan itu dengan sedikit mengubah nama menjadi Relawan Sekoci Padi.

Relawan Sekoci Padi yang dinilai ilegal itu menampakkan diri dengan memasang sejumlah baliho menyambut kedatangan Cawapres Sandiaga Salahudin Uno yang berkampanye di Kabupaten Sampang pada Rabu (02/01/2019). Selain itu, baliho yang dipasang tersebut diduga tanpa mengantongi izin, karena tidak tertempel stiker sebagai tanda telah berizin.

Pencatutan nama dimaksud yang dilakukan oleh beberapa oknum itu ternyata tidak hanya mencatut nama LSM Sekoci Indoratu saja. Tetapi juga mencatut nama sejumlah pengurus mulai jajaran tingkat pusat dan provinsi Jawa Timur (Jatim).

Aaaaaaaaaa Sejatinya, nama Sekoci sendiri terdaftar resmi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sampang di bawah tongkat komando H Ach Bahri dengan nama LSM Sekoci Indoratu. Sementara nama Relawan Sekoci Padi sendiri tidak terdaftar di Bakesbangpol Sampang, begitu juga tidak diakui sebagai relawan Pasangan Capres Cawapres Prabowo-Sandi (Padi) oleh tim pemenangan daerah Kabupaten Sampang.

Seperti diungkapkan Ketua LSM Sekoci Indoratu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Sampang H Ach Bahri yang menyatakan bahwa nama Relawan Sekoci Padi itu telah mencatut nama dari LSM yang dipimpinnya tersebut. Begitu juga dengan nama jajaran pengurus pusat dan provinsi Jatim.

“Saya sudah menanyakan ke jajaran pengurus tingkat pusat dan provinsi Jatim ternyata nama itu tidak resmi di bawah LSM Sekoci Indoratu. Jadi Relawan Sekoci Padi itu ilegal. Sebab, hasil komunikasi saya dengan jajaran pengurus di pusat dan provinsi Jatim ternyata tidak pernah mengeluarkan SK membentuk Relawan dukungan terhadap Paslon Prabowo-Sandi,” ungkapnya, Rabu (02/01/2019).

BACA JUGA :  CV PUTRA TUNGGAL LAYANGKAN SURAT SANGGAH BANDING LELANG PROYEK REHABILITASI RUANG VIP RUMDIN BUPATI

Bahri juga menyatakan jika pengurus tingkat pusat dan provinsi Jatim telah melayangkan surat somasi atas pencatutan nama lembaganya tersebut, begitu juga atas pencatutan nama sejumlah pengurus tingkat pusat dan provinsi Jatim.

“Sampai saat ini LSM Sekoci Indoratu masih belum membentuk tim relawan atas dukungan terhadap Paslon Prabowo-Sandi. Itu sudah saya komunikasikan dengan jajaran pengurus pusat hingga provinsi Jatim. Jika memang ada pembentukan tim relawan itu, tentunya akan berkoordinasi dengan saya selaku Ketua LSM Sekoci Indoratu DPC Kabupaten Sampang. Atas pencatutan nama itu pengurus pusat melalui provinsi Jatim sudah melayangkan surat somasi kepada oknum yang mencatut nama lembaga kami. Sementara ini kami masih menunggu itikad baik dari oknum itu. Tetapi jika tidak ada itikad baik tentunya kami akan melangkah ke ranah hukum,” ujar pria yang juga menjabat Ketua PWI Sampang tersebut.

Ach Sukardi selaku Ketua Tim Pemenangan Daerah Kabupaten Sampang Paslon Prabowo-Sandi menegaskan jika tidak ada relawan atas nama Sekoci Padi. Menurutnya, jika memang muncul nama itu tentunya tidak resmi terdaftar sebagai relawan pemenangan Paslon Capres-Cawapres nomor urut 2 tersebut.

“Dalam data kami tidak ada nama Relawan Sekoci Padi itu. Jika memang muncul nama itu mengaku sebagai relawan pemenangan Paslon Prabowo-Sandi berarti tidak resmi dalam Tim Pemenangan Go Prabowo-Sandi (GPS) Kabupaten Sampang,” katanya dengan tegas.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sampang Achmad Husairi menjelaskan bahwa nama Sekoci yang terdaftar resmi adalah LSM Sekoci Indoratu. Sementara nama Relawan Sekoci Padi itu tidak ada di daftar nama lembaga atau organisasi yang diinventarisir Bakesbangpol Kabupaten Sampang.

“Kalau untuk nama Sekoci sendiri yang terdaftar di kami hanya LSM Sekoci Indoratu dengan ketuanya atas nama Ach Bahri. Kalau yang Relawan Sekoci Padi itu kami tidak paham. Kejadian dualisme seperti ini sebenarnya tidak hanya sekali ini saja. Jadi kami menghimbau kepada seluruh lembaga maupun organisasi yang ada di Kabupaten Sampang agar segera melaporkan legalitasnya agar terdaftar sampai pemerintah pusat di Kemendagri melalui Bakesbangpol Sampang. Begitu juga dengan yang sudah terdaftar sebelumnya agar segera melaporkan apabila ada perubahan data kepengurusannya maupun alamat sekretariatnya agar bisa update di server Kemendagri,” jelasnya.

BACA JUGA :  ADA PUNGLI PROGRAM LISTRIK GRATIS 2018 DI SAMPANG

Sementara itu, Ketua Relawan Sekoci Padi Kabupaten Sampang Nurul Hidayat membantah jika dikatakan telah mencatut nama Sekoci. Menurutnya, nama Relawan Sekoci Padi itu berbeda dengan LSM Sekoci Indoratu. Ia berdalih jika Relawan Sekoci Padi resmi dibentuk oleh pendiri Sekoci sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Memang nama Relawan Sekoci Padi itu berbeda dengan LSM Sekoci Indoratu. Itu dibentuk resmi oleh orang-orang pendiri Sekoci yang sudah berdiri sejak jamannya Presiden SBY. Jadi, kami tidak mencatut nama Sekoci itu,” pungkasnya. (msa)

Telah dibaca : 37 kali.