CABOR BARU DI SAMPANG, PENGKAB FPTI SAMPANG RAPAT KERJA BERSAMA KONI

Ketum Pengkab FPTI Sampang (kiri) didampingi Sekum tengah memaparkan sejumlah program kerja dan target cabor panjat tebing.

Sampang, Pojok Kiri – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sampang yang merupakan organisasi induk cabang olahraga (Cabor) panjat tebing di Kabupaten Sampang saat ini sudah terbentuk. Surat Keputusan (SK) Pengkab FPTI Sampang sendiri sudah resmi diterbitkan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) FPTI Jawa Timur (Jatim) pada sejak akhir Maret 2019 lalu.

Untuk memperkenalkan diri sekaligus memaparkan sejumlah program kerja jangka pendek dan panjang. Pengkab FPTI Sampang menggelar Rapat kerja bersama pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Sampang. Dalam rapat dimaksud, pihak FPTI Sampang memaparkan sejumlah program kerja dan juga besaran anggaran pembinaan serta pengembangan atlet yang dibutuhkan pada tahun anggaran 2020 nantinya.

Dalam agenda rapat kerja itu, FPTI Sampang ditemui langsung oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) Koni Sampang Joni Purnomo didampingi Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) M Sholeh Hidayat. Pertemuan dimaksud dilangsungkan di ruang rapat Kantor Koni Sampang pada Jumat (02/08/2019) sore.

Waketum Koni Sampang Joni Purnomo (pegang mic) saat membuka rapat kerja FPTI Sampang bersama Koni di ruang rapat Koni Sampang, Jumat (02/08/2019) sore.

Ketua Umum (Ketum) FPTI Sampang Ach Rahman Iswanto dalam rapat itu memaparkan sejumlah program kerja dan anggaran pembinaan yang dibutuhkan untuk pembinaan dan pengembangan atlet pada tahun anggaran 2020 nantinya. Dirinya berharap pihak Koni Sampang bisa menganggarkan kebutuhan dimaksud dan juga membantu memfasilitasi komunikasi dengan stakeholder terkait, yakni Disporabudpar Sampang terkait pembangunan sarana dan prasarana Papan Panjat (Wall Climbing).

“Kami menggelar rapat kerja bersama Koni Sampang ini untuk memperkenalkan diri karena memang FPTI baru terbentuk di Kabupaten Sampang sendiri. Selain itu, kami juga memaparkan sejumlah rancangan kerja dan target yang akan diraih kedepannya. Juga kami paparkan anggaran yang dibutuhkan untuk pembinaan dan pengembangan atlet panjat tebing, serta anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Wall Climbing sebagai sarana latihan dan juga bisa untuk menggelar Kompetisi tingkat provinsi hingga nasional. Alhamdulillah respons Koni Sampang sangat bagus dan memberi semangat kepada kami,” ungkap guru SMAN 2 Sampang tersebut.

BACA JUGA :  BELUM PUNYA PAPAN PANJAT, FPTI SAMPANG LATIH ATLET PINJAM TEMBOK RUMAH ORANG

Sementara itu, Waketum Koni Sampang Joni Purnomo menyatakan apresiasi terhadap semangat Pengkab FPTI Sampang yang ditunjukkan dengan menggelar rapat kerja bersama pihak Koni. Dirinya berharap Pengkab FPTI Sampang tidak patah semangat meski nantinya anggaran pembinaan dan pengembangan atlet yang dianggarkan pada tahun 2020 tidak sesuai dengan harapan pihak FPTI Sampang.

“Kami sangat mengapresiasi semangat Pengkab FPTI Sampang ini. Hasil rapat kerja bersama ini nantinya akan kami bawa dan dibahas dalam rapat pleno internal Koni Sampang. Kami harap Pengkab FPTI Sampang ini nantinya tidak hanya semangat saat di awal saja. Tetapi harus bisa mencapai prestasi, dan meskipun terbilang cabor baru di Kabupaten Sampang, mudah-mudahan bisa menyumbangkan medali untuk kontingen Kabupaten Sampang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada tahun 2021 nanti,” pungkasnya. (msa)

Telah dibaca : 62 kali.