TMMD 105 KOREM 084/BJ DI KABUPATEN SAMPANG RESMI DITUTUP

(dari kiri) Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto, Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Kas Koarmatim Laksma TNI Akhmadi Heri Purwono, Dandim 0828 Sampang Letkol Czi Ary Syahrial berjalan menuju lokasi upacara, Kamis (08/08/2019).

Sampang, Pojok Kiri – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 tahun 2019 di wilayah Komando Resort Militer (Korem) 084/Bhaskara Jaya yang dipusatkan di Kabupaten Sampang, tepatnya di Desa Karang Anyar Kecamatan Ketapang yang dimulai sejak 11 Juli lalu kini sudah berakhir. Upacara penutupan kegiatan dimaksud digelar di lapangan Wijaya Kusuma Sampang pada Kamis (08/08/2019) pagi.

Dalam kegiatan upacara penutupan tersebut, bertindak sebagai inspektur upacara (irup) Kepala Staf Komando Armada Kawasan Timur (Kas Koarmatim) TNI Angkatan Laut (AL), Laksma TNI Akhmadi Heri Purwono. Juga tampak hadir Bupati Sampang H Slamet Junaidi bersama Wagub H Abdullah Hidayat, Dandim 0828 Sampang Letkol Czi Ary Syahrial, Wakapolres Sampang Kompol Suhartono, Kasi Intel Kejari Sampang Ivan Kusumayuda, Ketua PN Sampang, Pj Sekdakab Yuliadi Setiawan, serta beberapa kepala OPD Sampang, Tokoh Agama dan masyarakat, ibu Persit Kartika Chandra, ibu Bhayangkari, dan sejumlah tamu undangan.

Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto menyerahkan foto hasil bedah rumah kepada salah satu KPM.

Dalam sesi wawancara, Kasi Koarmatim Laksma Akhmadi Heri Purwono mengungkapkan bahwa kegiatan TMMD merupakan kegiatan yang bersifat sinergitas dengan menunjukkan rasa kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat, serta unsur lainnya yang bertujuan untuk membangun desa.

“Membangun desa itu juga merupakan bagian dari tugas kami sebagai TNI. Karena sudah diatur dalam Undang-undang nomor 34 tahun 2004, yang menyatakan bahwa kami ini (TNI, Red) adalah bagian dari rakyat. Jadi kami selalu bersinergi dengan masyarakat untuk membantu pembangunan. Mudah-mudahan kesejahteraan bangsa Indonesia ini bisa tercapai dengan upaya yang dilakukan secara bersama-sama,” ungkapnya, Kamis (08/08/2019) usai upacara penutupan.

Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyerahkan foto hasil bedah rumah kepada salah satu KPM.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam TMMD ke 105 tahun 2019 ini ada 2 kegiatan, yakni fisik dan non fisik. Untuk pembangunan fisik sendiri ada 7 pembangunan, diantaranya membangun desa seperti jalan, drainase, tempat wudlu, rumah layak huni. Selain fisik, juga ada pembangunan non fisik yang meliputi sosialisasi wawasan kebangsaan, penyuluhan bahaya narkoba, serta penyuluhan tentang kesehatan.

BACA JUGA :  BUPATI CUP SAMPANG 2018 KICAU MANIA DISERBU 1.184 PESERTA DARI BERBAGAI DAERAH

“Pada umumnya apa yang telah dilakukan oleh bapak Dandim sudah berjalan dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat di Desa Karang Anyar Kecamatan Ketapang dalam membangun desa bersama-sama dengan kami. Harapan kami mudah-mudahan hasil kerja keras yang kami lakukan dalam TMMD ke 105 ini tetap dijaga secara bersama-semangat bisa awet,” ujarnya.

Dandim 0828 Sampang Letkol Czi Ary Syahrial menyerahkan foto hasil bedah rumah kepada salah satu KPM.

Di tempat yang sama, Bupati Sampang H Slamet Junaidi memaparkan jika pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI yang sudah bekerjasama untuk membantu masyarakat yang sangat membutuhkan. Seperti adanya program bedah rumah tidak layak huni (RTLH).

“Ada rumah yang tidak layak huni, dan dari kami belum ada anggarannya ternyata dibantu diperbaiki oleh bapak Dandim melalaui kegiatan bedah rumah TMMD ini. Kami sangat mengapresiasi, dan mengucapkan terima kasih kepada TNI. Tentunya, hasil dari TMMD ini ke depannya bisa bermafaat kepada masyarakat, khususnya di Desa Karang Anyar Kecamatan Ketapang. Saya meminta dan menghimbau kepada masyarakat disana agar bersama-sama saling menjaga dan memelihara hasil kerja keras TMMD itu,” tutupnya. (msa)

Telah dibaca : 61 kali.