DPRD SUMENEP MINTA PEMDES MAKSIMALKAN BUMDes

Kantor DPRD Kabupaten Sumenep.

Sumenep, Pojok Kiri – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura mewanti-wanti Pemerintah Desa (Pemdes) untuk memaksimalkan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal itu bertujuan untuk menciptakan kemandirian desa.

Aaaaaaaaaa Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep Ach. Djoni Tunaidy mengatakan, pembentukan BUMDes merupakan salah satu dari sembilan program unggulan pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep A. Busyro Karim dan Achmad Fauzi. Sehingga pihaknya mempunyai tanggung jawab untuk terus mengawal program tersebut, demi kesejahteraan masyarakat.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep Ach. Djoni Tunaidy.

“Keberadaan BUMDes untuk memfasilitasi permodalan usaha kecil dan menengah (UKM) atau industri kecil dan menengah (IKM) yang ada di desa. Nanti arahnya dalam rangka pembangunan kawasan desa mandiri,” ujar Joni, Rabu (12/12/2018).

Politikus Partai Demokrat tersebut mengungkapkan, dari 330 desa yang ada di Sumenep, masih ada 101 desa yang belum memiliki BUMDes. Sehingga pihaknya meminta Kepala Desa untuk segera membentuk, agar masyarakat desa lebih mudah dalam mengembangkan usahanya.

“Saat ini sudah bukan waktunya berbicara teknis pembentukan BUMDes, melainkan berbicara prospek BUMDes. Berapa keuntungan BUMDes dari usaha yang dijalankan? kemudian sudahkah kesejahteraan masyarakat desa terakomodir melalui BUMDes? Ini tugas pemerintah desa. Tugas kami sebagai wakil rakyat adalah memastikan bahwa masyarakat ikut menikmati hasil pembangunan,” tegasnya.

Djoni menambahkan, pembentukan BUMDes wajib dilakukan agar ada Pendapatan Asli Desa (PADes) sehingga pemerintah desa tidak hanya bergantung pada Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) dalam meningkatkan pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat.

“Semua itu untuk kesejahteraan dengan menguatkan usaha-usaha masyarakat di desa. BUMDes bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang kekurangan modal dalam mengembangkan usahanya. Karena industri kreatif dari warga desa bisa mencegah urbanisasi maupun mengurangi pengangguran,” tandasnya. (adi/msa)

BACA JUGA :  PROYEK HOTMIX PERUM PERMATA INDAH DIDUGA DIKERJAKAN PEJABAT DPRKP SAMPANG

Telah dibaca : 20 kali.