BAWASLU SAMPANG RANGKUL KAUM HAWA SEBAGAI PENGAWAS PARTISIPATIF

Insiyatun, Ketua Bawaslu Kabupaten Sampang saat ditemui di kantornya, jalan Rajawali Sampang, Kamis (31/01/2019) sore.

Sampang, Pojok Kiri – Untuk mendorong dan meningkatkan pengawasan partisipatif berbasis masyarakat sipil. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sampang melibatkan masyarakat sipil dalam mengawasi setiap tahapan Pemilu 2019. Sebelumnya pada bulan Desember 2018 lalu Bawaslu Kabupaten Sampang merangkul pemilih milenial dari kalangan pelajar sebagai pengawas partisipatif.

Aaaaaaaaaaa Kali ini, Bawaslu Kabupaten Sampang kembali akan melakukan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif dengan merangkul kaum hawa, yakni pemilih dari kalangan perempuan. Kegiatan sosialisasi dimaksud diagendakan akan digelar di aula hotel Camplong pada Jumat (01/02/2019) pagi sekitar pukul 07.00 WIB hingga sore hari, dengan mendatangkan Bawaslu Provinsi Jawa Timur.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sampang, Insiyatun mengungkapkan dalam sosialisasi pengawasan partisipatif kali ini pihaknya akan merangkul pemilih perempuan dengan mengundang sekitar 100 orang dari Fatayat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), dan juga Aisyiyah dari Muhammadiyah. Menurutnya, melibatkan masyarakat dalam pengawasan Pemilu harus terlebih dahulu melalui proses sosialisasi dan transfer pengetahuan serta keterampilan pengawasan Pemilu dari Bawaslu kepada masyarakat.

“Oleh Karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara Bawaslu dan masyarakat pemilih. Kelompok masyarakat yang memberikan perhatikan besar terhadap pelaksanaan Pemilu yang berlangsung jujur dan adil berkomunikasi secara intensif dengan Bawaslu. Peningkatan kolaborasi antara Bawaslu dengan kelompok masyarakat sipil inilah yang menjadi kunci peningkatan partisipasi bersama masyarakat,” ungkapnya, Kamis (31/01/2019) sore.

Insiyatun, Ketua Bawaslu Kabupaten Sampang saat ditemui di kantornya, jalan Rajawali Sampang, Kamis (31/01/2019) sore.

Insiyatun juga menjelaskan, nantinya pemilih perempuan itu juga akan ikut andil dalam pengawasan partisipatif setiap tahapan Pemilu 2019. Yang pertama bagaimana mereka juga mengawasi tahapan kampanye, dimana saat ini dalam masa kampanye suasananya sudah mulai menghangat, khususnya yang terjadi di Kabupaten Sampang sendiri.

BACA JUGA :  DISPENDUKCAPIL SAMPANG KEMBALI LAKUKAN PEREKAMAN E-KTP DI RUTAN KLAS IIB SAMPANG

“Pengawas partisipatif dari kalangan pemilih perempuan itu nantinya juga harus mengawasi bagaimana penyebaran Bahan Kampanye (BK) yang tidak boleh disebarkan di sembarang tempat. Bagaimana cara mereka mengawasinya ya menyesuaikan dengan kemampuannya. Nantinya mereka itu turut andil memberikan informasi awal kepada Bawaslu Kabupaten Sampang jika menemukan adanya indikasi kecurangan. Karena Bawaslu menginginkan dari seluruh elemen masyarakat dalam pengawasan partisipatif ini bisa menyebar luas,” jelasnya.

Satu-satunya perempuan dari 5 Komisioner Bawaslu Kabupaten Sampang itu juga memaparkan jika dari kalangan kaum Hawa nantinya turut andil sebagai pengawas partisipatif. Maka pada tanggal 17 April 2019 nanti akan menjadi pengawasan secara luas, dan juga pengawasan secara aktif dari berbagai elemen juga tentunya. Itulah yang menjadi sasaran Bawaslu Kabupaten Sampang untuk membantu mengawasi setiap tahapan Pemilu 2019.

“Harapan kami kaum perempuan itu nantinya bisa menjadi pengawas partisipatif di setiap tahapan Pemilu 2019. Seperti saat ini yang tengah berjalan adalah tahapan kampanye, dan tentunya juga berperan aktif dalam tahapan pemungutan suara hingga penghitungan (pungut pitung) di setiap TPS. Nantinya dalam rekrutmen pengawas TPS, mereka yang telah mengikuti kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif itu boleh mendaftar untuk menjadi pengawas TPS, dan tentunya akan menjadi prioritas,” pungkas perempuan murah senyum tersebut. (msa)

Telah dibaca : 31 kali.