KPU SAMPANG GELAR BIMTEK KEPADA PPK GUNA MEMANTAPKAN PELAKSANAAN PEMILU 2019

Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif menunjukkan segel kotak suara baru berupa kabel tis.

Sampang, Pojok Kiri – Guna memantapkan kesiapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan digelar pada Rabu 17 April 2019 mendatang, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Penghitungan (Pungut Pitung) serta Rekapitulasi Suara Pemilu Serentak Tahun 2019 kepada seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang ada di Kabupaten Sampang.

Kegiatan dimaksud digelar di Aula Hotel Wisata Camplong selama 2 hari sejak Rabu 06 Maret hingga Kamis 07 Maret 2019. Pada pembukaan Bimtek tersebut dihadiri Sekdakab Sampang Puthut Budi Santoso mewakili Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Plt Kepala Bakesbangpol Sampang Jaya Abrianto, dan Ketua Bawaslu Sampang Insiyatun. Namun, sayangnya pihak Polres Sampang dan Kodim 0828/Sampang tidak hadir, meski sudah disiapkan tempat khusus.

Xxxxxxxxxx Sejumlah materi Bimtek yang ditularkan KPU Sampang kepada PPK. Pada hari pertama materi persiapan pungut pitung suara, pengelolaan logistik, bimtek pungut pitung suara, dan simulasi pengisian formulir penghitungan suara. Pada hari kedua dilanjutkan dengan kegiatan simulasi pungut pitung suara di TPS. Kegiatan dimaksud berlangsung dengan lancar dan berakhir sesuai agenda yang ditetapkan sebelumnya.

Sekdakab Sampang Puthut Budi Santoso tengah memberikan sambutan pada pembukaan Bimtek Pungut Pitung serta Rekapitulasi Suara Pemilu Serentak Tahun 2019 di Aula Hotel Wisata Camplong, Rabu (06/03/2019) pagi.

Ketua KPU Kabupaten Sampang Syamsul Muarif mengungkapkan bahwa kegiatan bimtek itu diikuti oleh seluruh PPK se-Kabupaten Sampang. Sejumlah materi disampaikan kepada penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan itu, diantaranya dengan mengadakan praktik simulasi pungut pitung hingga rekapitulasi suara.

“Meskipun rekan-rekan PPK sudah ada yang berpengalaman pada Pilkada sebelumnya, tetapi kami kembali memberikan sejumlah materi bimtek terkait pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019. Karena ada beberapa regulasi dan tata cara ada sedikit perbedaan. Untuk itu kami menyampaikannya kepada seluruh PPK apa saja yang berbeda dengan Pilkada serentak 2018 sebelumnya,” ungkapnya, Kamis (07/03/2019) usai kegiatan.

BACA JUGA :  PROGRES PEKERJAAN PROYEK RUANG VIP RUMDIN BUPATI SAMPANG TERINDIKASI DIREKAYASA 100 PERSEN

Arif, panggilan akrabnya tersebut menjelaskan beberapa perbedaan itu diantaranya terdapat pada kotak suara dan juga segelnya yang sudah tidak menggunakan gembok lagi, tetapi diganti berupa kabel tis yang hanya sekali pakai. perbedaan lainnya terkait jumlah surat suara, tata cara pungut pitung, dan seperti apa suara sah dan tidak sah itu.

Praktik simulasi pungut pitung dan rekapitulasi suara di TPS.

“Bimtek yang kami berikan kepada seluruh PPK itu akan dilakukan berjenjang ke tingkat bawah. Nantinya masing-masing PPK dari 14 kecamatan itu akan melanjutkannya dengan memberikan Bimtek yang sama kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa, hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jadi, kami berharap PPK bisa melanjutkannya ke tingkat bawah dengan  memberikan pembinaan atau Bimtek transformasi informasi ketentuan Pemilu 2019, sekaligus nantinya ada simulasi yang akan dipraktikkan dengan dipandu PPK. Kami berharap seluruh PPK bisa bekerja secara maksimal untuk menguatkan dan meningkatkan kapasitas penyelenggara pemilu di tingkat bawah. Bimtek itu ditekankan khusus bagi KPPS, karena akan banyak wajah baru dengan penambahan TPS pada Pemilu 2019 nanti,” pungkasnya. (len/msa)

Telah dibaca : 49 kali.