TMMD KE 105 KOREM 084 BHASKARA JAYA DIPUSATKAN DI SAMPANG

Bupati Sampang H Slamet Junaidi, didampingi Dandim 0828 Sampang Letkol Czi Ary Syahrial dan Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman tengah melihat persiapan peserta upacara pembukaan TMMD ke 105 di tanah lapang Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Kamis (11/07/2019).

Sampang, Pojok Kiri – Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 105 wilayah Komando Resor Militer (Korem) 084/Bhaskara Jaya dipusatkan di Kabupaten Sampang. Upacara pembukaan kegiatan dimaksud digelar di tanah lapang Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang pada Kamis (11/07/2019) pagi sekitar pukul 10. 00 WIB.

TMMD ke 105 tahun ini dimulai sejak tanggal 10 Juli hingga 8 Agustus 2019. Khusus di wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim) sendiri, TMMD dilaksanakan di 5 daerah masing-masing Korem. Diantaranya Kabupaten Banyuwangi, Sampang, Trenggalek, Blitar, dan Bojonegoro. Untuk Pembukaan TMMD wilayah Jatim dipusatkan di lapangan RTH Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi.

Pada upacara pembukaan TMMD tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis alat untuk pelaksanaan pekerjaan infrastruktur seperti pembangunan jalan rabat beton, lembaga pendidikan, tempat ibadah, jembatan, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Selain itu juga dilakukan penyerahan bibit tanaman Durian kepada perwakilan petani di Desa setempat.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Sampang H Slamet Junaidi bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan dihadiri oleh Wabup Sampang H Abdullah Hidayat, Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto, Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Ary Syahrial, Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman, Kajari Sampang Maskur, Plh Sekdakab Sampang Yuliadi Setiawan, Ibu-ibu Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) XLVII, Ibu-ibu Bhayangkari, seluruh Dandim di wilayah Korem 084/Bhaskara Jaya, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai unsur dan kalangan.

BACA JUGA :  JELANG PILKADES TAHAP 2, DPMD SUMENEP AJAK MASYARAKAT JAGA KEAMANAN
Jajaran Forkopimda Kabupaten Sampang bersama Danrem 084/Bhaskara Jaya foto bersama.

Dalam sambutannya, Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD ke 105 tersebut diharapkan bisa mencapai hasil yang optimal, dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat sejalan dengan spirit tema TMMD ke 105 tahun 2019, yaitu Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.

“TMMD dalam sejarah pelaksanaannya merupakan bentuk pengejawantahan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena TNI tidak bisa dipisahkan dari rakyat. Sejarah panjang kemanunggalan ini sudah dimulai sejak jaman perjuangan kemerdekaan hingga saat ini. Maka, pelaksanaan TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI bagi bangsa dan negara diluar tugas utamanya sebagai penjaga kedaulatan negara,” ujarnya, Kamis (11/07/2019).

Bupati juga menyampaikan bahwa TMMD merupakan program pembangunan lintas sektoral yang melibatkan seluruh komponen pembangunan bangsa. Baik dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat yang menjadi lokasi sasaran kegiatan. Artinya, TMMD merupakan sebuah sinergi kolektif yang kuat antara TNI dengan pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten. Dalam rangka memperluas dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat, program TMMD diharapkan dapat berkontribusi pada percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi daerah, peningkatan taraf hidup masyarakat, menurunkan kemiskinan, serta menempatkan desa sebagai subjek pembangunan sehingga desa bisa secara mandiri membangun dan memberdayakan masyarakatnya.

“TMMD juga diharapkan menjadi pemicu adanya kesadaran masyarakat tentang wawasan kebangsaan, bela negara, dan upaya-upaya pencegahan paham radikalisme, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di desa. Berbekal jiwa guyub dan semangat gotong royong masyarakat, TNI, pemerintah provinsi dan kabupaten di semua lokasi sasaran TMMD berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. TMMD bukan semata-mata membangun sarana fisik saja, melainkan juga menumbuhkan semangat percaya diri masyarakat agar mampu mengolah potensi yang dimiliki, serta kesiapsiagaan menghadapi ancaman maupun tantangan yang sedang dan akan dihadapi. Maka, peran nyata semua stakeholder untuk berkoordinasi dan bersinergi mendukung pelaksanaan TMMD ini mutlak diperlukan. Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun kemajuan bangsa Indonesia dan Jatim,” paparnya.

Di tempat yang sama, Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto mengungkapkan jika pelaksanaan TMMD ke 105 tahun 2019 ini sementara dipusatkan di satu wilayah Kabupaten Sampang, tepatnya di Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang. Sementara untuk TMMD ke 106 selanjutnya akan bergeser ke wilayah Kabupaten Gresik.

BACA JUGA :  TNI UNTUK RAKYAT, KORAMIL 0828/02 CAMPLONG MELAKUKAN GIAT KOMSOS DAN ANJANGSANA

“Untuk TMMD ke 105 di Kabupaten Sampang ini kami melibatkan sedikitnya 200 personil gabungan dari TNI AD Kodim 0828/Sampang, TNI AL dan AU, juga dibantu dari Kepolisian, Pemerintah dan masyarakat setempat. Intinya kami bersinergi dengan semuanya. Penentuan lokasi TMMD ke 105 di Desa Karang Anyar ini tentunya sudah melalui proses diskusi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, yakni bapak Bupati dan dipilih wilayah yang sesuai dengan asesmen membutuhkan pembangunan infrastruktur, sehingga dipilihlah Desa Karang Anyar ini. TMMD ini ada fisik dan non fisik, kalau yang fisiknya pembangunan infrastruktur sebanyak 7 kegiatan. Sementara non fisiknya nantinya ada pembekalan dari TNI sendiri seperti wawasan kebangsaan, dan pembekalan untuk kamtibmas akan dilakukan oleh pihak kepolisian. Harapan kami dengan adanya kegiatan ini tentunya bisa membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI, Polri, dan masyarakat semakin baik, serta bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan TMMD ini juga salah satu wujud dari pelaksanaan nawacita yang digagaskan oleh bapak Presiden, bahwa kita akan membangun dari wilayah pedesaan. Sebab, pedesaan ini merupakan basis ketahanan nasional kita,” pungkasnya. (msa)

Telah dibaca : 67 kali.