DIDUGA TERLIBAT JARINGAN NARKOBA INTERNASIONAL, 3 ANGGOTA POLRES SAMPANG MASIH DITAHAN?

Ilustrasi Polisi Terlibat Narkoba (IST).

Sampang, Pojok Kiri – Penangkapan terhadap 3 anggota Polres Sampang, Aipda S dan Brigpol E anggota Polsek Sokobanah dan Brigpol W anggota Sabhara saat ini masih dilakukan penahanan. Ketiga anggota Polres Sampang tersebut diduga terlibat dalam jaringan narkoba jenis sabu antar negara. Ketiganya ditangkap pasca penggerebekan dan penangkapan jaringan narkoba di Kecamatan Sokobanah yang mendapatkan kiriman dari Malaysia pada Selasa (23/07/2019) lalu.

Berdasarkan Informasi yang didapatkan oleh Koran Pojok Kiri dari internal Polres Sampang menyebutkan bahwa ketiga anggota Polres Sampang itu saat ini dilakukan penahanan oleh pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur (Jatim). Sebelumnya, ketiga anggota itu sempat menjalani pemeriksaan di Polres Tanjung Perak sebelum diserahkan kepada pihak BNNP Jatim. Menurutnya, kalau kasus narkoba dimintai keterangan itu maksimal 3 kali 24 jam. Jadi kalau sampai hari ini belum kembali kemungkinan besar mereka itu terlibat jaringan narkoba Malaysia yang ditangkap sehari sebelumnya.

“Sampai saat ini 3 orang anggota yang ditangkap itu masih belum kembali. Informasi terbaru, setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan di Polres Tanjung Perak, saat ini ketiganya sudah diserahkan kepada pihak BNNP Jatim untuk dilakukan penahanan dan dimintai keterangan. Coba langsung kroscek ke pihak BNNP Jatim saja lebih jelasnya,” ungkap narasumber Pojok Kiri yang dirahasiakan identitasnya tersebut.

Sementara itu, Kepala BNNP Jatim Brigjend Pol Bambang Priambadha membantah jika ada penahanan terhadap 3 orang anggota Polres Sampang dimaksud oleh pihaknya. Ia menyarankan agar koran ini menanyakannya kepada pihak Polres Sampang, karena dianggap lebih mengetahui keberadaan ketiga anggota itu.

“Gak ada penahanan 3 anggota Polres Sampang itu. Lebih pasnya bisa langsung ditanyakan ke pihak Polres Sampang sendiri, kan itu anggotanya. Jadi intinya tidak ada penahanan 3 anggota Polres Sampang itu di BNNP Jatim,” bantahnya, Senin (29/07/2019) petang.

BACA JUGA :  GREBEK JUDI CAP JEKI, POLISI AMANKAN 2 ORANG BANDAR

Terpisah, Wakapolres Sampang Kompol Suhartono juga membantah jika ketiga anggotanya itu dilakukan penahanan oleh pihak BNNP Jatim. Ia menjelaskan jika memang ketiga anggotanya itu sempat dibawa ke BNNP untuk diminta keterangannya dan dilakukan tes urine.

“Ketiga anggota itu bukan ditahan BNNP, tetapi mereka disana diminta keterangannya sekaligus dilakukan tes urine. Sementara ini informasi yang kami terima Aipda S itu negatif dari penggunaan narkoba, sedangkan untuk Brigpol E dan W itu kami masih belum terima hasilnya apakah negatif atau positif dari penggunaan narkoba. Selanjutnya, ketiganya itu dibawa ke Bid Propam Polda Jatim untuk diminta keterangannya. Tetapi informasinya mereka sudah pulang semua,” dalihnya.

Kasi Propam Polres Sampang, Iptu Teguh Sujatmiko saat dikonfirmasi berdalih jika ketiga anggotanya itu sebelumnya memang dilakukan pemanggilan oleh pihaknya dengan alasan untuk membantu tim memberikan informasi kepada tim. Dengan sedikit nada ragu, ia menyatakan jika semua anggota itu sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

“3 anggota itu bukan ditahan, tetapi memang sempat diminta keterangannya oleh Polres Tanjung Perak. Mereka sudah kembali semua kok, kalau gak kemarin lusa ya kemarin. Saya belum konfirmasi ke Polsek Sokobanah, tetapi katanya sudah kembali. Saya kira 3 anggota itu tidak ada keterlibatan dengan jaringan narkoba, karena saat ditanya ngakunya mereka gak kenal dan gak tahu siapa yang ditangkap. Jadi kesimpulannya, sementara ini gak ada keterlibatan 3 anggota itu dengan jaringan narkoba, malah justru membantu memberikan informasi,” pungkasnya dengan nada sedikit ragu dan kebingungan. (msa)

Telah dibaca : 86 kali.