SALAH SATU ANGGOTA DPRD SAMPANG MEMBAWA ISTRI ORANG SAAT PELANTIKAN

Salah satu Anggota DPRD Kabupaten Sampang bersama A yang masih berstatus istri orang saat pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Sampang, Minggu (25/08/2019) lalu.

Sampang, Pojok Kiri – Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Sampang telah dilaksanakan pada Minggu, 25 Agustus 2019 lalu. Saat pelantikan itu ada salah satu Anggota DPRD Kabupaten Sampang yang terpilih pada Pemilu 2019 lalu ternyata membawa pendamping yang masih berstatus istri orang lain.

Pasalnya, hingga saat ini perempuan inisial A yang dibawa mendampingi salah satu Anggota DPRD Kabupaten Sampang itu ternyata masih dalam proses perceraian di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Sampang. Jadi secara hukum negara perempuan itu masih terikat pernikahan dengan suaminya.

Saat Pojok Kiri menelusurinya ke PA Kabupaten Sampang ternyata memang membenarkan jika A masih dalam proses perceraian, dan hingga saat ini perkaranya masih berjalan belum ada putusan. Itu dikuatkan dengan informasi yang dikutip dari data PA Sampang dengan nomor perkara 0807/Pdt.G/2019/PA.Spg tanggal register 24 Juli 2019, status perkara masih dalam persidangan, dan prosesnya hingga saat ini sudah berjalan 35 hari.

“Iya benar ada perkara perceraian itu, dan statusnya hingga saat ini masih dalam proses persidangan. Kalau dari data kami ini sudah memasuki sidang ketiga, dan hingga saat ini masih belum ada putusan proses perceraiannya itu,” ungkap Ketua PA Sampang Moh Syafruddin melalui petugas meja informasi Raudatul Hasanah, Selasa (27/08/2019) kepada Pojok Kiri.

Copy buku nikah SA dengan A.

Terpisah, Suami A inisial SA saat dikonfirmasi Pojok Kiri membenarkan jika proses perceraiannya dengan istrinya A masih berjalan di PA Sampang. Ia mengaku sangat kecewa dengan kejadian itu. Sebab, istrinya tersebut masih belum resmi bercerai dengan dirinya. Menurutnya, seharusnya seorang pejabat negara bisa mematuhi peraturan dan hukum yang ada di negara ini.

“Saya mengetahui informasi itu dari teman-teman dan kerabat, dan yang dibawa oleh Anggota DPRD Kabupaten Sampang saat pelantikan itu memang benar istri saya. Kalau bercerai secara agama memang sudah, tetapi secara hukum negara A itu masih istri resmi saya. Karena hingga saat ini proses perceraian kami masih berjalan dan belum putusan di PA Sampang. Saya sangat menyayangkan kejadian ini, seorang pejabat negara kenapa berani membawa seorang perempuan yang masih terikat pernikahan dengan orang lain ke hadapan publik,” tutupnya dengan nada kecewa. (msa)

BACA JUGA :  PAN MENGAMBIL SIKAP DIAM, MF MERASA TAK ADA YANG SALAH MEMBAWA ISTRI ORANG

Telah dibaca : 53 kali.