KEPALA KEMENAG SAMPANG SANGAT MENGAPRESIASI PAMERAN SENI RUPA KPS

Kepala Kemenag Sampang H Pardi (tengah) bersama istrinya didampingi Ketua KPS Chairil Alwan melihat karya seni lukis di Gesawiksa, Kamis (29/09/2019).

Sampang, Pojok Kiri – Pameran Seni Rupa yang digelar Komunitas Perupa Sampang (KPS) di Gedung Seni Budaya Wijaya Kusuma Sampang (Gesawiksa) yang dibuka sejak 26 hingga 31 Agustus 2019 ternyata mendapat perhatian dari pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang.

Pada hari ke 4 pameran dimaksud, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sampang H Pardi didampingi istri dan sejumlah pejabat Kemenag Sampang mengunjungi Gesawiksa untuk melihat secara langsung puluhan karya seni rupa para seniman KPS yang tengah dipamerkan.

(kiri-kanan) Ketua KPS Chairil Alwan, Kepala Kemenag Sampang H Pardi, Sanusi, Bendahara Kemenag Sampang H Wahyu.

Usai menikmati dengan melihat-lihat puluhan karya seni rupa, H Pardi mengungkapkan jika dirinya sangat mengapresiasi atas digelarnya pameran seni rupa dimaksud. Menurutnya, dengan menuangkan ide, rasa dan batin dalam bentuk karya seni rupa merupakan sebuah gambaran kejernihan hati, dan bisa memberikan inspirasi kepada orang lain. Sehingga pegiat dan penikmat seni termasuk bagi orang yang bisa menghargai seni sesungguhnya dari sisi etika dan estetika itu adalah orang- orang yang sangat tinggi kedalaman batinnya, dan itu termasuk dalam orang-orang senantiasa mempunyai rasa kepada masyarakat. Termasuk dalam melayani tentunya akan mempunyai estetika dan etika.

“Disitulah seni itu bergerak pada etika dan estetika itulah sesungguhnya inti manusia. Makanya, seorang penikmat seni seperti kami ini dan kebanyakan orang pada umumnya adalah seorang yang Insyaallah bisa menuangkan pengabdiannya kepada masyarakat karena dia sudah bisa menghargai seni melalui nilai-nilai etika dan estetikanya,” ungkapnya, Kamis (29/08/2019).

Kepala Kemenag Sampang H Pardi didampingi Ketua KPS Chairil Alwan melihat karya lukis Alm S Sholahurrobbani.

H Pardi juga menjelaskan jika pihaknya sangat berkepentingan untuk menggerakkan siswa siswi madrasah yang ada di bawah naungan Kemenag Sampang. Karena sesungguhnya inti rasa seseorang itu, ketika sudah bisa menghargai seni seperti ini, maka dia akan bergerak dengan ketulusan.

“Sisi ketulusan ini tentunya agar bisa Ikhlas Beramal seperti semboyan Kemenag. Ketika mereka bisa menghargai seni seperti ini tentunya dia bisa menjadi orang-orang yang ikhlas dalam beramal. Jadi, pentingnya orang-orang Kemenag untuk bisa menghargai seni itu disitu. Jadi, dia bisa berintegritas, berkomitmen, bertanggung jawab, serta profesional dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya itu ketika bisa menikmati seni itu sendiri,” pungkasnya. (msa)

BACA JUGA :  VISIT SUMENEP 2019, PEMKAB GELAR BATIK ON SEA

Telah dibaca : 35 kali.