PAN MENGAMBIL SIKAP DIAM, MF MERASA TAK ADA YANG SALAH MEMBAWA ISTRI ORANG

H Moh Fauzan terlihat mesra bersama A usai pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Sampang, Minggu (25/08/2019).

Sampang, Pojok Kiri – Anggota DPRD Kabupaten Sampang dari Partai Amanat Nasional (PAN) Moh Fauzan (MF) yang ditengarai telah membawa seorang perempuan inisial A yang masih terikat perkawinan dengan seorang laki-laki inisial SA ternyata masih bersikap bahwa dirinya tidak bersalah.

Itu ditunjukkan dengan sikap MF yang masih membela diri dan melontarkan sejumlah alibi dengan kesan bahwa dirinya tidak bersalah. Saat Koran Pojok Kiri menemui MF di ruang Fraksi Amanat Sejahtera dengan nada lantang menyatakan jika Dirinya foto bersama A usai pelantikan merupakan sebuah foto selfie.

“Karena saya ini banyak pendukung dari unsur emak-emak dan banyak yang mengatakan saya ini gantengnya luar biasa. Sehingga banyak cewek-cewek yang tertarik dan ngefans dengan tokoh idolanya. Jadi saya tidak akan menolak bagi yang ingin berfoto selfie bersama tokoh idolanya. Apa tidak ada yang lebih bagus dalam pembahasan ini, ayo bahas tentang kesejahteraan Sampang, anda menulis dan saya bekerja,” dalihnya, Kamis (29/08/2019).

Di tempat yang sama, Ketua DPD PAN Sampang Moh Yanto menjelaskan hasil klarifikasi dengan MF terkait polemik yang terjadi bahwa A dikatakannya ngefans terhadap MF. Dirinya juga menegaskan bahwa secara kelembagaan, selama tidak adanya aduan terkait polemik yang menyeret kadernya tersebut maka akan mengambil sikap diam.

“Selama tidak ada aduan kepada lembaga partai kami, maka kami menegaskan mengambil sikap diam. Kecuali nantinya jika ada aduan, maka akan kami tindaklanjuti kepada pimpinan kami yang lebih tinggi, bagaimana aturan partai. Jadi, sementara ini kami mengambil sikap diam. Terkait polemik yang terjadi itu benar atau salah itu konteksnya saya tidak mengetahuinya. Media memberitakannya seperti itu, jadi saya konfirmasi kepada yang bersangkutan dan jawaban saudara Moh Fauzan ternyata katanya perempuannya itu yang mengajak foto bersama karena ngefans,” jelas Yanto yang terkesan membela kadernya tersebut.

BACA JUGA :  DPRD SUMENEP GELAR PARIPURNA PENETAPAN CALON PIMPINAN DEFINITIF

Terpisah, Jakfarus Shodik selaku Kuasa Hukum SA, suami dari A menegaskan jika pihaknya akan mengambil langkah hukum pidana. Sebab, A secara hukum negara masih istri sah dari SA. Karena hingga saat ini proses perceraiannya masih belum jatuh putusan oleh Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Sampang.

“Kami sedang mengumpulkan beberapa alat bukti pendukung untuk dibawa ke ranah hukum. Sebab, A itu secara hukum negara masih terikat perkawinan dengan SA. Tentunya, MF itu sebagai seorang pejabat publik seharusnya tidak membawa seorang perempuan yang masih terikat perkawinan dengan orang lain ke hadapan publik, apalagi itu dibawa untuk mendampingi pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Sampang. Kami akan tuntut dengan penerapan pasal 279 KUHP. Tetapi, Kami masih berharap ada itikad baik dari MF jika memang mau secara kekeluargaan agar bersikap jantan dengan meminta maaf kepada pihak SA di hadapan publik. Tetapi jika masih tetap merasa benar, ya kita ketemu di hadapan hukum saja,” pungkasnya dengan tegas. (msa)

Telah dibaca : 10 kali.