BELUM PUNYA PAPAN PANJAT, FPTI SAMPANG LATIH ATLET PINJAM TEMBOK RUMAH ORANG

Atlet binaan Pengkab FPTI Sampang tengah berlatih memanjat di tebing buatan tembok rumah warga jalan Suhadak, Minggu (01/09/2019).

Sampang, Pojok Kiri – Untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) II yang akan digelar bulan Oktober mendatang di Kabupaten Pamekasan. Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sampang terus menggenjot porsi latihan fisik dan teknis pemanjatan.

Sementara ini Pengkab FPTI Sampang masih belum mempunyai sarana dan prasarana papan panjat tebing untuk berlatih. Sehingga, para atlet panjat tebing binaan FPTI Sampang digenjot dengan porsi latihan fisik, dengan sesekali mencoba tembok rumah warga di jalan Suhadak yang permukaannya dibuat layaknya tebing.

Ketua Umum (Ketum) Pengkab FPTI Sampang Ach Rahman Iswanto melalui Bidang Pembinaan Alen Pelaphijohan mengungkapkan jika porsi latihan para atlet binaannya tersebut lebih banyak pada latihan fisik yang rutin dilakukan setiap sore hari di dalam lapangan Wijaya Kusuma Sampang.

“Karena memang di Sampang belum ada yang memiliki papan panjat tebing, jadi kami melatih para atlet lebih banyak pada porsi fisik. Sesekali kami berlatih memanjat meminjam tembok rumah warga di jalan Suhadak untuk berlatih teknik pemanjatan. Sementara porsi latihan pengenalan papan panjat kami sudah jadwalkan untuk berlatih di Kabupaten Pamekasan atau Bangkalan yang memang sudah berdiri papan panjat tebing disana. Mudah-mudahan Pemkab Sampang melalui Disporabudpar bisa merealisasikan pembangunan papan panjat tebing yang representatif dan sesuai standar nasional, agar ke depannya Sampang bisa menjadi tuan rumah pada Kejurprov tahun berikutnya,” ungkap Alen di sela-sela latihan, Minggu (01/09/2019).

Pengurus dan para Atlet panjat tebing FPTI Sampang foto bersama usai melahap porsi latihan memanjat di jalan Suhadak. Minggu (01/09/2019).

Sementara itu, Jamal warga jalan Suhadak pemilik tembok yang didesain menjadi tebing buatan itu menyatakan jika dirinya memang sengaja membuatnya untuk sarana berlatih untuk anak-anak PAUD, TK, maupun SD yang datang ke rumahnya untuk berlatih memanjat.

BACA JUGA :  PERSIAPAN KEJURPROV II, FPTI SAMPANG LATIHAN DI WALL UNIRA

“Pada dasarnya saya memang menyukai olahraga panjat tebing. Jadi saya desain tembok di luar rumah saya menjadi tebing buatan sebagai sarana latihan anak-anak yang memang suka memanjat. Biasanya ada beberapa sekolah PAUD atau TK datang kesini untuk sekedar bermain dan berlatih memanjat. Kami tidak keberatan dan senang hati jika adik-adik atlet panjat tebing Sampang mau berlatih disini. Saya berharap agar pembangunan papan panjat tebing yang akan dibuatkan oleh Pemkab Sampang nantinya tidak asal ada saja, tetapi sesuai standar nasional. Itu demi kemajuan olahraga panjat tebing di Kabupaten Sampang,” tutupnya. (msa)

Telah dibaca : 43 kali.