CAKADES DATANGI CAMAT RUBARU SUMENEP, PERTANYAKAN PENARIKAN SUKET

Camat Rubaru Arif Susanto (kiri) saat menyambut kedatangan Cakades Kalebengan Ahmad Darus di kantornya, Selasa (03/09/2019).

Sumenep, Pojok Kiri – Merasa akan dicekal, Ahmad Darus (49) Calon Kepala Desa (Cakades) Kalebengan, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep mendatangi kantor Kecamatan Rubaru. Kedatanganya mempertanyakan Surat Keterangan (Suket) pernah menjabat sebagai perangkat Desa. Sebab, Suket yang pernah diberikan kepada Cakades tersebut sempat ditarik kembali. Namun, hingga kini tak kunjung diberi Suket yang baru.

Ahmad Darus yang menjadi Salah satu Cakades Kalebengan tersebut mengungkapkan bahwa maksud kedatangannya ke kantor Kecamatan Rubaru untuk mempertanyakan Suket terkait pendaftaran Cakades yang diterimanya. Namun belakangan malah ditarik kembali, dan hingga kini tidak diberi Suket yang baru oleh Camat Rubaru.

“Alasan Camat menarik kembali Suket saya itu karena ada kesalahan. Camat juga beralasan kekurangan saksi yang menyatakan saya pernah menjadi perangkat desa. Malah saya yang diminta untuk menghadirkan kekurangan saksi. Iya akhirnya saya sanggupi permintaan Camat itu dengan menghadirkan seorang saksi yang seangkatan dengan saya saat masih menjabat sebagai perangkat desa,” ungkapnya, Selasa (03/09/2019).

Dia juga menjelaskan jika dirinya diberi waktu untuk menghadirkan seorang saksi lagi dengan batas waktu sampai tanggal 17 September ini. Dirinya menyanggupinya dan akan segera mempersiapkannya. Tujuannya untuk bisa mendapat Suket yang menyatakan bahwa dirinya pernah menjabat sebagai perangkat desa.

“Suket itu diperlukan untuk meningkatkan poin pada masa penjaringan Cakades. Untuk Pilkades Kalebengan sendiri yang saya tahu jumlah Cakadesnya ada 6 orang, dan saya sangat membutuhkan Suket itu sebagai penunjang bisa lolos mengikuti Pilkades Kalebengan,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Rubaru Arif Susanto berdalih bahwa Suket dimaksud tidak diberikan karena yang bersangkutan tidak ada didatabase kabupaten sebagai perangkat desa. Karena untuk mendapat Suket ada persyaratan khusus, salah satu syaratnya minimal harus ada dua orang saksi yang seangkatan saat menjabat sebagai perangkat desa.

BACA JUGA :  KOMISI III DPRD SUMENEP MINTA OPD PERKETAT PENGAWASAN PROYEK FISIK

“Saksi yang dihadirkan hanya satu orang yang seangkatan, dan satu orang lainnya tidak seangkatan. Kami sudah meminta kepada yang bersangkutan agar segera mencari seorang saksi lagi yang seangkatan. Itu kami lakukan untuk memperkuat apabila ada gugatan dari calon lain,” tutupnya menjelaskan. (adi/msa)

Telah dibaca : 43 kali.