PIMPINAN DPRD SAMPANG KINI DEFINITIF, KELENGAKAPN DEWAN AKAN SEGERA TERBENTUK

Pimpinan DPRD Kabupaten Sampang saat diambil sumpah dan janjinya oleh Ketua PN Sampang Irianto Prijatna Utama, Selasa (17/09/2019).

Sampang, Pojok Kiri – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang saat ini sudah definitif. Itu setelah diterbitkannya surat keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor 171. 434/125/011. 2/2019 Tentang peresmian pengangkatan pimpinan (DPRD) Kabupaten Sampang Masa Jabatan 2019-2024, tertanggal 16 September 2019.

Penetapan pimpinan definitif tersebut digelar dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sampang acara Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan Definitif DPRD Kabupaten Sampang Masa Jabatan 2019-2024. Pengambilan sumpah dan janji dilakukan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sampang Irianto Prijatna Utama. Kegiatan dimaksud digelar di aula DPRD setempat, Selasa (17/09/2019) sore.

Dalam acara tersebut dihadiri Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Wabup H Abdullah Hidayat, Jajaran Forkopimda, seluruh anggota DPRD Kabupaten Sampang, sejumlah Kepala OPD, pimpinan partai politik, tokoh agama dan masyarakat, serta sejumlah tamu undangan.

Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Fadol menandatangani berita acara pengambilan sumpah dan janji Pimpinan DPRD definitif.

Susunan Pimpinan DPRD Kabupaten Sampang definitif untuk jabatan Ketua diduduki Fadol dari PKB. Sementara Wakil Ketua diantaranya Amin Arif Tirtana dari PPP, Rudi Kurniawan dari Partai NasDem, dan Fauzan Adima dari Partai Gerindra.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Sampang Fadol menyampaikan bahwa sesuai amanat konstitusi ada 3 tugas utama legislatif. Yaitu pembentukan peraturan daerah (perda), pengesahan anggaran, serta monitoring dan evaluasi. Menurutnya, ketiga tugas utama tersebut bukanlah tugas yang ringan. Mengingat tantangan dan dinamika sosial, politik, ekonomi, serta budaya masyarakat yang cenderung meningkat. Hal itu dilatarbelakangi banyak hal, diantaranya kemajuan teknologi multimedia di era saat ini yang mampu mempengaruhi pola pikir masyarakat.

“Dengan kondisi ini, yang akan dikembangkan oleh legislatif untuk bisa berkontribusi dalam pembangunan melalui keterbukaan komunikasi seluas luasnya. Ke depannya, kami akan membuka kembali dan mengaktifkan website DPRD Kabupaten Sampang sebagai salah satu media komunikasi menyapa dan mendengarkan suara konstituen,” paparnya, Selasa (17/09/2019).

BACA JUGA :  6,7 MILIAR DANA PKH DI SAMPANG NGENDAP, DINSOS TAK BISA BERBUAT APA-APA

Saat diwawancarai sejumlah awak media usai kegiatan dimaksud selesai. Fadol menyatakan untuk awal akan segera menuntaskan beberapa tugas yang masih belum rampung. Diantaranya revisi tata tertib (tatib) yang sempat tertunda karena menunggu SK penetapan Pimpinan DPRD definitif.

“Kemungkinan besok atau lusa kami mengawali tugas dengan segera menindaklanjuti penyusunan pembentukan alat kelengkapan dewan. Kalau deadline memang tidak ada, tetapi target kami secepatnya kami akan segera melakukan komunikasi dengan mengirimkan surat kepada seluruh pimpinan fraksi untuk membentuk alat kelengkapan dewan. Terkait pernyataan tidak ada oposisi itu artinya kami akan mendukung program-program pemerintah. Tetapi sebagai fungsi kontrol sebagai wakil rakyat tetap kami lakukan,” ujarnya.

Bupati, Wabup, Ketua PN, dan seluruh Pimpinan DPRD usai pengambilan sumpah dan janji.

Sementara itu, Bupati Sampang H Slamet Junaidi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para Pimpinan DPRD Kabupaten Sampang yang telah ditetapkan dan definitif untuk masa jabatan 2019-2024. Dirinya berharap di bawah kepemimpinan tersebut mampu menakhodai kelembagaan DPRD Kabupaten Sampang ke arah yang positif.

“Sebagai Kepala Daerah, saya sangat mengapresiasi bahwa DPRD Kabupaten Sampang masa bakti 2019-2024 ini telah memiliki pimpinan definitif. Semoga di bawah kepemimpinan yang baru ini nantinya bisa lebih optimal dan produktif dalam menunaikan tugas-tugasnya sebagai lembaga legislatif daerah, utamanya dalam menampung aspirasi masyarakat, merumuskan perda, serta strategi yang berkualitas untuk pembangunan Kabupaten Sampang,” paparnya.

Dalam sesi wawancara, Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengungkapkan jika pihaknya berharap bisa menyatukan persepsi bersama pihak legislatif untuk membangun Kabupaten Sampang ke arah yang lebih baik ke depannya.

“Alhamdulillah, statement Ketua DPRD Kabupaten Sampang menyatakan bahwa tidak ada oposisi. Itu berkat komunikasi yang telah kami jalin demi kemajuan Kabupaten dan Masyarakat Sampang. Tentunya, dengan komitmen yang dibangun antara Eksekutif dan Legislatif memiliki persepsi yang sama, Insyaallah dalam membangun Kabupaten Sampang lebih baik ke depannya akan bisa lebih mudah,” pungkas mantan Anggota DPR RI dari Partai NasDem tersebut. (*/msa)

BACA JUGA :  PARKIR BERLANGGANAN DITOLAK, DISHUB MANGKIR AUDIENSI DPRD SAMPANG

Telah dibaca : 24 kali.