KOMITE PPI RSUD DR MOH ANWAR SUMENEP GELAR IN HOUSE TRAINING

RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep.

Sumenep, Pojok Kiri – RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep  dalam upaya pencegahan dan pengendalian infeksi di Rumah Sakit, melalui Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) mengadakan In House Training Pencegahan dan Pengendalian Infeksi untuk seluruh karyawan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk sebagai bentuk edukasi dasar kepada seluruh karyawan agar mengerti bahaya infeksi dan cara mencegahnya.

Ketua Komite PPI dr. Rossy Meilani menerangkan Infeksi nosokomial merupakan hal serius yang tidak boleh dianggap remeh oleh semua rumah sakit. selain dapat memperpanjang masa perawatan dan menambah beban biaya bahkan dapat juga meningkatkan resiko kematian. Menurut data WHO, Jutaan orang telah meninggal akibat infeksi nosokomial yang terjadi di rumah sakit.

Bahkan menurutnya Pencegahan dan Pengendalian infeksi (PPI) sangat penting untuk diadakan di RS dan Sarana Kesehatan lainnya.”Disamping sebagai indikator mutu pelayanan, juga dapat melindungi pasien, petugas kesehatan, pengunjung dan keluarga pasien dari resiko infeksi karena dirawat, bertugas atau berkujung ke Rumah Sakit.” katanya.

Lanjut dokter spesialis pathology klinik itu menuturkan bahwa setiap Rumah Sakit dituntut dapat memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, akuntabel dan transparan kepada masyarakat. Untuk itulah demi keberhasilan program PPI di RS diperlukan kerjasama dan dukungan semua unsur yang ada di Rumah Sakit, mulai dari manajemen sampai cleaning service selain medis dan penunjang.

“Karena itulah dalam In House Training PPI ini semua unsur di Rumah Sakit diundang, termasuk pegawai outsourching cleaning service supaya semua tahu, khususnya yang bekerja di zona resiko tingkat tinggi dan sangat tinggi. Sehingga bisa meningkatkan upaya PPI RS bagi pasien, keluarga, pengunjung dan karyawan di RSUD Sumenep,” tukasnya.

BACA JUGA :  ADA MAFIA DI BRI SAMPANG, BUKU TABUNGAN DAN ATM PKH DITAHAN

Sementara itu, Direktur RSUDMA, dr Erliyati menyampaikan bahwa pihaknya selalu melakukan pembenahan-pembebahan dalam memberikan pelayanan terbaik pagi pasien di rumah sakit. Tentunya, melalui pelatihan dan pembenahan terhadap kualitas SDMnya.

Selain itu, pihaknya juga perlahan akan membenahi beberapa fasilitas yang dirasa masih belum lengkap. Sehingga dapat sepenuhnya dapat menjadi solusi kesehatan masyarakat di bumi sumekar ini.

“Kami selalu berupaya yang terbaik dan memberikan pelayanan yang maksimal bagi pasien di rumah sakit ini,” ungkapnya.

Selebihnya, pihaknya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi bukti kongkrit keseriusan pihak RSUD dalam membenahi pelayanan.

“Alhamdulilah, ini adalah sinyalemen yang bagus sebagai bukti kongkrit betapa kita sungguh sangat serius dalam membenahi pelayanan di Rumah Sakit tercinta ini. Terimakasih kepada Komite PPI yang merealisasikan program kegiatan yang sangat positif ini,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, dalam kegiatan tersebut hadir sebagai Pemateri adalah dr, Arya Rasi Putranto, Sp.B, dr. Muhammad Kriestian, Sp.PD, dr. Andri Dwi Wahyudi, Sp.P dr. Rossy Meilani, Sp.PK, dr. Isnina Cholifia Widy dan Freddy Septa Wasudy, Amd.Kep.

Acara yang diadakan mulai tanggal 17-19 dan 24-25 September 2019 terbilang sukses. Terhitung hingga pelaksanaan selesai, peserta IHT PPI selalu penuh dengan peserta. Bahkan sampai kekurangan kursi. Hal itu membuktikan antusiasme peserta yang begitu tinggi. (adv/adi/msa)

Telah dibaca : 9 kali.