PERSIAPAN KEJURPROV II JATIM, FPTI SAMPANG JAJAL WALL CLIMBING IAIN MADURA

Udin, salah satu atlet andalan FPTI Sampang saat menjajal papan panjat kampus IAIN Madura di Pamekasan, Minggu (06/10/2019).

Sampang, Pojok Kiri – Menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) II panjat tebing Jawa Timur (Jatim) pada 23-27 Oktober 2019 di Kabupaten Pamekasan. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sampang terus memacu para atlet mulai dari porsi latihan fisik hingga teknik pemanjatan.

Kali ini FPTI Sampang memboyong para atletnya ke Kabupaten Pamekasan untuk menjajal Papan Panjat (Wall Climbing) milik Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura pada Minggu (06/10/2019). Sebelumnya atlet FPTI Sampang sempat berlatih menggunakan papan panjat milik Universitas Madura (Unira) Pamekasan.

Ketua Umum Pengurus Kabupaten (Pengkab) FPTI Sampang Ach Rahman Iswanto mengungkapkan sementara ini pihaknya memboyong para atletnya ke Kabupaten Pamekasan untuk berlatih teknik pemanjatan menggunakan papan panjat yang ada di Kabupaten tetangga sebelah timur tersebut. Dengan alasan karena di Kabupaten Sampang sendiri belum berdiri prasarana papan panjat.

“Selama ini di Kabupaten Sampang sendiri belum pernah berdiri papan panjat. Untuk itu, kami membawa para atlet ke Pamekasan agar bisa berlatih teknik pemanjatan menggunakan wall climbing yang ada di Unira dan IAIN Madura,” ungkapnya, Minggu (06/10/2019).

Rahman berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Disporabudpar agar merealisasikan pengadaan sarana dan prasarana olahraga panjat tebing di Kabupaten Sampang pada tahun anggaran 2020 seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya. Menurutnya, tanpa adanya sarana dan prasarana penunjang tentunya akan menghambat perkembangan atlet panjat tebing yang ada di Kabupaten Sampang.

“Tahun anggaran 2019 ini memang kami belum mendapatkan kucuran dana pembinaan dari pemerintah melalui KONI Sampang. Tetapi itu tidak menyurutkan semangat kami untuk memompa para atlet agar bisa berkembang. Terlebih lagi dalam waktu dekat ini kami akan menghadapi Kejurprov II Jatim. Sementara ini kami mengeluarkan biaya yang dibutuhkan mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, serta biaya sewa alat dan papan panjat mengeluarkan uang pribadi hasil patungan para pengurus dan beberapa donatur yang sangat peduli dengan olahraga, khususnya panjat tebing. Kami sangat berterima kasih kepada FPTI Pamekasan, khususnya pelatihnya mas Didik yang biasa dipanggil Ginseng,” pungkasnya. (msa)

BACA JUGA :  MEMPERINGATI HAORNAS 2018, DISPORABUDPAR SAMPANG GELAR JJS

Telah dibaca : 12 kali.