PERANG NARKOTIKA, SATRESNARKOBA SAMPANG BERHASIL UNGKAP PENGEDAR SABU ASAL KEDIRI

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro (tengah) didampingi Kabag Ops Kompol Sulardi (kanan) dan Kasatresnakoba AKP Hari Siswo Suwarno (kiri) menunjukkan BB dalam Pers Rilis, Rabu (09/10/2019).

Sampang, Pojok Kiri – Upaya memerangi peredaran narkotika di wilayah hukum Kabupaten Sampang terus dilakukan pihak Polres Sampang. Terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengungkap pengedar narkotika jenis sabu dari 2 kasus yang berbeda dengan tersangka yang berhasil diamankan 5 orang.

Dua ungkap kasus narkotika jenis sabu itu berdasarkan surat laporan polisi nomor LP/A/44/X/RES.4.2./2019/JATIM/RES SAMPANG tertanggal 2 Oktober 2019 dengan barang bukti (BB) sabu seberat 36,44 gram, dan 3 orang tersangka. Sementara yang kedua berdasar laporan polisi nomor LP/A/45/X/RES.4.2./2019/JATIM/RES SAMPANG tertanggal 8 Oktober 2019 dengan BB sabu 2,66 gram, dan 2 orang tersangka.

Dalam Pers Rilis yang digelar di Mapolres Sampang, Rabu (09/10/2019). Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro mengungkapkan pada kasus yang pertama 3 orang tersangka yang berhasil ditangkap diantaranya Nicho Andiangtama Yuviardo (29) warga jalan Imam Bonjol, Kecamatan Kota, Kota Kediri yang berprofesi sebagai pedagang. Candra Agustiawan (25) warga Dusun Munengan, Desa Mangunrejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri pekerjaan swasta. Serta Eko Hadi Aprilian (28) warga Dusun Karangdoro, Desa Karangtalun, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

“Untuk LP yang pertama BB sabu yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka dikemas dalam 2 plastik klip bening masing-masing 33,74 gram dan 2,70 gram dengan total 36,44 gram. Selain itu, BB lainnya yang berhasil diamankan anggota kami diantaranya ada sobekan tisu putih, sobekan lakban warna hitam, 1 buah plastik klip kosong warna bening, 1 buah kartu ATM BCA. 3 unit Handphone masing-masing merek Samsung Galaxy J6 warna hitam, Andromax warna hitam, Samsung Galaxy A10 warna biru. Mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan Nopol AG-1775-BD beserta STNK nya,” ungkapnya, Rabu (09/10/2019) siang.

Lanjutnya. “Kronologi penangkapannya, pada hari Rabu tanggal 2 Oktober 2019 sekitar pukul 15.30 WIB di pinggir jalan raya KH Wahid Hasyim Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang. Anggota Satresnarkoba Polres Sampang berhasil melakukan penangkapan terhadap 3 orang yang diduga melakukan tindak pidana narkotika golongan 1 jenis sabu. Pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan tersebut ditemukan BB berupa 2 buah plastik klip bening yang didalamnya terdapat kristal putih yang
diduga jenis sabu masing-masing berat kotor 33,74 gram dan 2,70 gram dengan berat kotor keseluruhan 36,44 gram yang ditemukan di atas tanah yang sengaja dijatuhkan keluar melalui jendela mobil oleh tersangka Candra Agustiawan,” papar Didit.

BACA JUGA :  SIDANG PEDOFILIA SOKOBANAH MENDENGARKAN SAKSI PIHAK KORBAN
Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro tengah menginterogasi kelima tersangka.

Sementara pada kasus yang kedua. Mantan Kapolres Trenggalek tersebut menerangkan ada 2 tersangka, Agus Hermanto (31) warga Dusun Oloh, Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Serta Sutari (37) warga Dusun Surren Daya, Desa Pao Pale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Untuk BB yang berhasil diamankan dari kedua tersangka ada 2 buah plastik klip bening yang didalamnya terdapat narkotika golongan I jenis sabu berat kotor 0,36 dan 0,39 gram, dan 1,91 gram dengan berat keseluruhan 2,66 gram. BB lainnya diantaranya 1 buah timbangan elektrik warna silver, uang tunai senilai Rp300.000, 100 buah plastik klip kosong warna bening, 1 unit Handphone merek Samsung Galaxy J5 warna putih, 1 unit Handphone merek Nokia warna putih.

“Setelah dilakukan penyelidikan oleh Satresnarkoba Polres Sampang pada hari Selasa tanggal 8 Oktober 2019 sekitar pukul 17.00 WIB di dalam rumah tepatnya Dusun Surren Daya, Desa Pao Pale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Anggota Satresnarkoba Polres Sampang berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 orang yang diduga melakukan tindak pidana narkotika golongan 1 jenis sabu dengan BB seberat 2,66 gram,” tutupnya.

Seluruh tersangka pada kasus pertama dijerat dengan pasal 114 ayat 1 junto 132 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 junto 132 ayat 1 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku dipidana dengan penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, denda paling sedikit Rp1 milyar dan paling banyak Rp10 milyar.

Sementara pada kasus yang kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman pidana penjara
paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. Serta denda paling sedikit Rp1 milyar dan paling banyak Rp10 milyar. (msa)

BACA JUGA :  KEJARI RANGKUL PWI SAMPANG DALAM PENYULUHAN HUKUM

Telah dibaca : 38 kali.