LATIHAN FISIK, FPTI SAMPANG MANFAATKAN ALAT GYM KONI SAMPANG

Sejumlah atlet FPTI Sampang tengah berlatih menggunakan alat Gym milik KONI Sampang, Selasa (15/10/2019).

Sampang, Pojok Kiri – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) II Panjat Tebing Jawa Timur (Jatim) 2019 yang akan digelar sejak 23 hingga 27 Oktober 2019 sudah semakin dekat. Untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi panjat tebing tersebut Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sampang melakukan sejumlah porsi latihan, mulai dari fisik, teknik, dan strategi.

Kali ini FPTI Sampang membawa para atletnya untuk melakukan program latihan fisik dengan memanfaatkan sarana alat Gym milik KONI Sampang. Program latihan tersebut bertujuan untuk melatih kekuatan tangan, lengan, bahu, hingga kaki para atlet. Selain itu, juga dilakukan latihan pemasangan tali pada runner set agar terbiasa dalam lomba nomor Lead nantinya memanfaatkan pohon depan kantor KONI Sampang dengan meminjam sejumlah peralatan yang dibutuhkan kepada Gabungan Siswa Pencinta Alam (Gaspala) SMA Negeri 1 Sampang.

Ketua Harian FPTI Sampang, Ach Ayus Andika (bertopi) memberikan contoh kepada atlet saat melakukan latihan teknik pemasangan tali pada runner set agar terbiasa dalam lomba nomor Lead, di depan kantor KONI Sampang.

Ketua Umum Pengurus Kabupaten (Pengkab) FPTI Sampang Ach Rahman Iswanto mengungkapkan jika para atlet binaannya lebih banyak melakukan porsi latihan fisik. Sebab fasilitas prasarana untuk melakukan latihan teknik pemanjatan sementara ini masih belum ada di Kabupaten Sampang. Dirinya berharap pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang merealisasikan pengadaan sarana dan prasarana papan panjat tebing yang standar nasional. Tujuannya tidak hanya untuk berlatih saja, tetapi agar bisa digunakan menggelar even Kejurprov panjat tebing pada tahun berikutnya.

“Sementara ini kami lebih banyak memberikan porsi latihan fisik kepada para atlet. Karena FPTI Sampang ini baru saja terbentuk, dan masih belum memiliki sarana dan prasarana papan panjat tebing, jadi kami lebih menekankan pada porsi latihan fisik. Sementara untuk porsi latihan teknik pemanjatan selama ini kami membawa para atlet ke Pamekasan untuk mencoba papan panjat milik Unira dan IAIN Madura setiap akhir pekan pada hari Sabtu dan Minggu pagi,” ungkapnya, Selasa (15/10/2019).

BACA JUGA :  BUPATI SAMPANG DUKUNG PENUH PEMBANGUNAN WALL CLIMBING FPTI SAMPANG
Azis, salah satu atlet FPTI Sampang saat melatih kekuatan jari dan tangan memanfaatkan alat Gym KONI Sampang.

Pria yang berprofesi sebagai guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 2 Sampang tersebut menyatakan jika pihaknya masih mengandalkan pelatih dari FPTI Pamekasan yang sudah mengantongi lisensi pelatih nasional. Selain itu juga menyempatkan diri menimba ilmu teknik pemanjatan kepada salah satu sesepuh pendaki gunung Pamekasan.

“Karena cabor panjat tebing di Kabupaten Sampang ini baru saja terbentuk, jadi kami masih belum memiliki pelatih yang menguasai teknik dan strategi pemanjatan. Insyaallah pada akhir tahun ini atau di awal tahun 2020 nanti kami akan mengirimkan pelatih untuk mengikuti Diklat pelatih. Tetapi, untuk sementara ini dalam rangka mempersiapkan diri untuk mengikuti Kejurprov II Panjat Tebing Jatim 2019, kami meminta bantuan kepada pelatih FPTI Pamekasan yang sudah mengantongi lisensi pelatih nasional, mas Nur Maulidi yang biasa disapa mas Ginseng. Selain itu, kami juga menyempatkan diri menimba ilmu teknik dan strategi pemanjatan kepada sesepuh pendaki gunung Pamekasan bapak Agus yang biasa dipanggil mas Encung,” tutupnya. (msa)

Telah dibaca : 26 kali.