REKATKAN KERUKUNAN WARGA DESA PASEYAN SAMPANG, FKS SAMPANG 2019 BANGUN JALAN MAKADAM

Sarasehan FKS Desa Paseyan, Kecamatan Sampang dihadiri sejumlah perangkat desa setempat.

Sampang, Pojok Kiri – Forum Keserasian Sosial (FKS) Kabupaten Sampang tahun 2019 telah menyelesaikan beberapa tugasnya. Salah satu diantaranya pembangunan jalan makadam di Desa Paseyan Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang melalui Program Keserasian Sosial yang merupakan salah satu program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk penanganan permasalahan sosial masyarakat.

Melalui program tersebut FKS Desa Paseyan membangun jalan makadam dengan panjang 150 meter dan lebar 2 meter. Artinya, pemerintah menjembatani terjadinya kehidupan guna keserasian sosial, setara, adil hingga terjaminnya rasa persaudaraan antar warga setempat. Ada beberapa hal yang ditemukan dalam Program dimaksud, diantaranya peningkatan rasa gotong royong dan kearifan lokal, serta peningkatan partisipasi masyarakat untuk mengurangi bahkan mencegah berbagai permasalahan di masyarakat berkaitan disintegrasi, konflik, dan kerawanan sosial.

Proses pembangunan jalan makadam Desa Paseyan, Kecamatan Sampang dilakukan sejumlah warga setempat.

Menurut Husnul Hotimah selaku pendamping FKS Kabupaten Sampang mengungkapkan jika antusias warga terhadap Program Keserasian Sosial responsnya sangat bagus dan positif. Itu dibuktikan keaktifan warga dalam setiap pertemuan dengan menyampaikan pendapatnya, usulan, serta saran yang membangun.

“Rasa gotong royong serta interaktif warga dahulunya memang sangat terlihat. Namun sekarang sudah berkurang, bahkan mulai luntur dikarenakan
faktor ekonomi dan kesibukannya. Dengan program Keserasian sosial ini, interaksi dan rasa gotong royong masyarakat meningkat, walaupun waktu berkumpulnya dilakukan selepas bekerja mencari nafkah, yaitu pada sore dan malam hari,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan jika pekerjaan pembangunan jalan makadam di Desa Paseyan itu telah rampung berkat kerja sama dan rasa gotong royong antar warga setempat. Sehingga hasil dari pembangunan jalan penghubung antar dusun dan desa tersebut bisa dirasakan manfaatnya oleh warga itu sendiri.

“Sangat terasa manfaat dari Program Keserasian Sosial ini. Terbukti saat acara peresmian jalan dan tugu keceriaan terlihat keakraban dan semangat gotong royong yang nyaris hilang bisa dibangun kembali, dan semangat kekeluargaan yang mulai redup bisa cemerlang kembali. Sesuai dengan hakikat dari Keserasian Sosial, Alhamdulillah bisa terwujud proses hubungan dan interaksi sosial yang dinamis antar warga, serta menjamin terwujudnya hidup berdampingan secara damai,” paparnya.

BACA JUGA :  KODIM 0828 SAMPANG MEMPERINGATI HUT TNI 73 DENGAN CARA SEDERHANA NAMUN HIKMAT

Sementara Itu, Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Sampang Zainal Fatah menjelaskan bahwa usulan pembangunan jalan makadam Desa Paseyan itu merupakan wujud untuk meningkatkan taraf perekonomian warga setempat. Selain itu juga untuk meningkatkan mutu pendidikan serta kesejahteraan warga guna mempersempit kesenjangan sosial.

“Tujuan dari pembangunan jalan makadam itu untuk memperlancar sarana transportasi masyarakat Desa Paseyan yang semula hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki (jalan setapak) dan kendaraan roda dua. Kini setelah jalannya dibangun tentunya sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. Sementara untuk sasaran kegiatan pembangunan jalan makadam itu diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat Desa setempat dan sekitarnya. Hasil dari program ini kami sangat berharap bisa memperlancar sarana transportasi melalui pembangunan prasarana jalan makadam itu, demi terwujudnya kerukunan antar warga. Serta meningkatkan kreativitas dan aktivitas warga dalam rangka membangun dan mendukung kehidupan yang serasi,” tutupnya. (msa)

Telah dibaca : 17 kali.