POLRES BANGKALAN RILIS PEMBUNUHAN TANJUNG BUMI

Kapolres Bangkalan menunjukkan sejumlah BB pembunuhan kepada awak media saat Pers Rilis di Mapolres Bangkalan, Jumat (25/10/2019) sore.

Bangkalan, Pojok Kiri – Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra merilis hasil ungkap kasus pembunuhan yang menyebabkan satu orang meninggal. Rilis dilaksanakan di halaman Mapolres Bangkalan, Jalan Soekarno Hatta, Bangkalan pada Jumat (25/10/2019) sore.

Kejadian Pembunuhan tersebut terjadi pada Kamis Sore (24/10/2019) di jalan Raya Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa timur.

Korban yang kemudian diketahui bernama Rahmat (30) warga Dusun Dumargah, Desa Kokop, Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan.

“Motif pembunuhan ini sakit hati karena korban selingkuh dengan istri pelaku,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra saat menggelar rilis di Mapolres Bangkalan, Jumat (25/10/2019) sore.

Rama sapaan akrabnya menambahkan, sebenarnya kejadian perselingkuhan itu sudah terjadi sejak dua tahun lalu. Sempat dilakukan mediasi, dan korban juga pergi ke luar negeri, sehingga tidak sampai terjadi perselisihan.

Tersangka ditunjukkan kepada awak media saat Pers Rilis di Mapolres Bangkalan.

Namun. Lanjut Rama, beberapa hari yang lalu pelaku mendapatkan informasi bahwa korban berada di Bangkalan. Sehingga pelaku mencari korban dan terjadilah pembunuhan itu.

“Ini merupakan pembunuhan berencana, karena pelaku sudah mempersiapkan alat yang digunakan dan sudah izin ke orangtuanya untuk membunuh korban,” lanjutnya.

Rama juga menyampaikan terkait penangkapan pelaku. Bahwa pelaku ditangkap di rumahnya Dusun Dumargah, Desa Kokop, Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan.

“Pelaku ditangkap di rumahnya kemarin sekitar Pukul 17.00 WIB setelah dilakukan penyelidikan, dan dibantu oleh tokoh masyarakat setempat,” ujarnya.

Selain itu, Rama juga menyampaikan jika pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait kasus pembunuhan tersebut. Karena menurut keterangan tersangka dalam melakukan aksinya dia diantar oleh temannya.

“Untuk sementara masih satu tersangka. Kami masih terus melakukan pendalaman kasus ini dan sejauh mana peran dari teman pelaku ini,” kata dia.

BACA JUGA :  DETEKSI DINI NARKOBA DI INTERNAL, POLRES SAMPANG LAKUKAN TES URINE

Sementara itu, saat ditanya perasaannya, tersangka mengaku puas dan menyesal setelah melakukan pembunuhan itu. “Puas dan menyesal,” jawab tersangka singkat.

Dalam rilis tersebut, polisi membeberkan sejumlah barang bukti (BB) yang diamankan. Diantaranya satu unit sepeda motor Honda Mio warna putih milik tersangka, satu potong Kopyah hitam milik korban, satu pasang sandal milik pelaku, Sebilah senjata tajam dengan jenis celurit milok pelaku, satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam milik korban, dan diamankan pula satu pasang pakaian milik pelaku.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenai pasal 340 sub 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara. (ris/msa)

Telah dibaca : 74 kali.