BUPATI BANGKALAN HIMBAU MASYARAKAT MENOLAK BAHAN PANGAN BPNT TAK LAYAK KONSUMSI

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menyerahkan secara simbolis Kartu BPNT kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Bangkalan, Pojok Kiri – Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron Launching Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Lerpak, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu (06/11/2019).

Ra Latif menilai, penyaluran BPNT lebih efisien dan efektif. Karna menurutnya hal tersebut dinilai tepat sasaran.

“Kartu elektronik BPNT dapat digunakan untuk memperoleh beras bantuan berupa telur dan bahan pokok lainnya di E-Warung sesuai harga yang berlaku,” ujarnya.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu juga meminta kepada masyarakat apabila di temukan bahan pangan yang disalurkan melalui E-Warung tidak layak konsumsi maka harus ditolak dan dikembalikan kepada Bulog untuk kemudian diganti dengan bahan pangan yang layak.

“Serta Bank BRI selaku Bank penyalur, diharapkan setiap tanggal 25 uang BPNT sudah harus diterima di rekening KPM. Sehingga bantuan BPNT bisa segera digunakan oleh masyarakat penerima manfaat,” terangnya.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron (4 kiri) foto bersama keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT.

Ia juga meminta kepada pemdamping sosial, untuk terus melakukan pendampingan, mulai dari tahap verifikasi dan validasi data KPM sehingga tahap pemantauan pemanfaatan BPNT.

“Jika terjadi penggantian KPM akibat meninggal atau sebab lain, untuk bisa segera dikoordinasikan dengan Kepala Desa. selain itu, KPM juga harus diingatkan agar segera melakukan transaksi di E-warung yang ada,” terangnya.

Karna menurutnya, apabila bantuan dalam waktu 90 hari tidak dilakukan transaksi maka dana yang ada pada masing masing kartu akan kembali ke kas Negara.

“Pastikan seluruh proses berjalan BPNT dengan transparan, tepat sasaran, tepat waktu, tepat harga, dan tepat jumlah,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Jumlah nominal BPNT yang diterima setiap Keluarga Penerima Manfaaf (KPM) sebesar Rp110.000 setiap bulannya. Dengan jumlah KPM penerima BPNT sebanyak 93.331 KPM yang terdiri atas penerima non PKH 59.998 KPM dan penerima PKH 33.333 PKM. (ris/msa)

BACA JUGA :  JELANG PILKADES TAHAP 2, DPMD SUMENEP AJAK MASYARAKAT JAGA KEAMANAN

Telah dibaca : 17 kali.