LANJUTKAN BUDAYA LELUHUR, NELAYAN DESA TAMBERU TIMUR LAKUKAN ROKAT TASE’

Puluhan perahu nelayan bersiap di sungai Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang untuk melakukan larung sesaji ke tengah laut.

Sampang, Pojok Kiri – Rokat Tase’ atau juga biasa disebut Petik Laut merupakan adat budaya yang rutin dilakukan oleh nelayan dan warga di wilayah pesisir. Seperti yang dilakukan oleh warga beserta nelayan Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang beberapa waktu lalu mengadakan kegiatan Rokat Tase’ untuk melanjutkan adat budaya yang telah dilakukan rutin setiap tahun oleh leluhurnya.

Kegiatan rutin tahunan Rokat Tase’ yang didukung Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang itu diikuti oleh puluhan perahu nelayan yang pergi ke tengah laut pantai utara (pantura) Madura untuk melakukan ritual melarungkan sesaji sebagai wujud rasa syukur atas rezeki dan limpahan hasil tangkapan ikan yang didapatkan oleh nelayan. Pada rangkaian acara tersebut juga menampilkan hiburan pertunjukan tarian tradisional khas Madura.

Dalam kegiatan adat budaya masyarakat pesisir pantura wilayah Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang tersebut dihadiri langsung Kepala Disporabudpar Kabupaten Sampang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar). Selain itu juga tampak hadir Camat Sokobanah beserta jajaran Forkopimcam Sokobanah, Kepala Desa (Kades) Tamberu Timur, tokoh Agama dan Masyarakat setempat, juga dipadati kehadiran warga sekitar yang menyaksikan pelaksanaan adat budaya Rokat Tase’ dimaksud.

Para penari tengah mempertunjukkan tarian tradisional khas Madura yang disaksikan oleh undangan dan masyarakat yang hadir.

Kepala Disporabudpar Sampang melalui Kabid Budpar, Lilis Listiawati mengungkapkan jika pihaknya selaku pemerintah terus mendukung pelestarian kebudayaan seperti Rokat Tase’ yang sudah turun temurun dilakukan oleh masyarakat pesisir di wilayah Kabupaten Sampang sendiri.

“Kami selaku pemerintah sangat mendukung pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan kebudayaan yang dilakukan oleh masyarakat. Salah satunya seperti kegiatan Rokat Tase’ yang dilakukan oleh nelayan dan masyarakat pesisir di Desa Tamberu Timur itu,” ungkapnya, Rabu (06/11/2019).

BACA JUGA :  BUPATI SAMPANG LANTIK 3 KADES PAW

Lilis menjelaskan jika kegiatan Rokat Tase’ itu tidak hanya melakukan ritual melarungkan sesaji ke tengah laut saja. Tetapi, dalam setiap rangkaian kegiatan dimaksud juga menampilkan hiburan berupa tarian tradisional khas Madura, yang diiringi oleh musik tradisional khas Madura juga.

“Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan Rokat Tase’ di Desa Tamberu Timur itu berjalan dengan aman dan lancar. Dalam kegiatan itu tidak hanya melakukan ritual larung sesaji di tengah laut saja, tetapi di darat juga digelar pertunjukan tari-tarian tradisional khas Madura sebagai hiburan dan juga dengan tujuan agar tarian tradisional itu tetap dipertahankan,” tutup mantan Camat Jrengik tersebut. (msa)

Telah dibaca : 23 kali.