HARJAD SAMPANG 396, DISPORABUDPAR GELAR FESTIVAL SAPI SONOK 2019

Bupati Sampang H Slamet Junaidi tengah menyampaikan sambutannya dan dilanjutkan membuka resmi Festival Sapi Sonok 2019 di lokasi wisata pantai Camplong, Minggu (24/11/2019).

Sampang, Pojok Kiri – Pagelaran Festival Sapi Sonok 2019 dengan tema ‘Gemerincing Pesona Madura’ yang dilaksanakan di lokasi wisata pantai Camplong, Kabupaten Sampang pada Minggu (24/11/2019) berlangsung sangat meriah. Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) dalam rangka Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Sampang yang ke 396 pada tahun 2019 ini.

Dalam festival dimaksud diikuti sebanyak 25 pasang sapi sonok se Madura. Kegiatan kebudayaan itu dihadiri langsung Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Wabup H Abdullah Hidayat, Pj Sekdakab Yuliadi Setiawan, Dandim 0828 Sampang Letkol Czi Ary Syahrial, Wakapolres Sampang Kompol Suhartono, Plt Kepala Disporabudpar Sampang Imam Sanusi, Ketua dan wakil Dharma Wanita Kabupaten Sampang, Forkopimcam Camplong, serta sejumlah pejabat lainnya juga tampak hadir menyaksikan pagelaran kebudayaan dimaksud.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sampang Hj Mimin Slamet Junaidi (tengah) didampingi Wakilnya (kanan) foto bersama penari dan sapi sonok.

Plt Kepala Disporabudpar Imam Sanusi dalam laporannya menyampaikan bahwa selain karapan sapi, di Madura juga ada kebudayaan sapi sonok. Jika pada karapan sapi dinilai dari kecepatannya, tetapi pada kontes sapi sonok yang dinilai adalah kecantikan dan keelokan dari sepasang sapi yang sudah dirias sedemikian rupa.

“Di Madura kebudayaan sapi tidak hanya ada karapan sapi saja, tetapi juga ada kontes sapi sonok yang dirias menjadi cantik dan elok. Untuk itu, kegiatan ini kami selenggarakan untuk melestarikan kebudayaan asli Madura, yang juga bertepatan dengan rangkaian kegiatan hari jadi Kabupaten Sampang ke 396 pada tahun 2019 ini. Seluruh peserta yang tampil nantinya mendapatkan penghargaan dari panitia sebagai bentuk apresiasi kami terhadap partisipasi para peserta,” ujarnya, Minggu (24/11/2019).

3 pasang sapi sonok tampil menunjukkan kemolekannya berjalan dari garis start menuju garis finish.

Sementara itu, Bupati Sampang H Slamet Junaidi dalam sambutannya mengungkapkan jika dirinya meminta kepada para pemilik pasangan sapi sonok agar festival atau kontes sapi sonok seperti yang digelar tersebut diharapkan bisa menjadi ajang pengikat tali silaturahmi antar pencinta kebudayaan sapi Madura tersebut.

BACA JUGA :  PASAR TANAH MERAH DAPAT KUCURAN DANA DARI PEMKAB BANGKALAN

“Saya harap festival sapi sonok ini menjadi pengikat tali silaturahmi antar pencinta kebudayaan sapi Madura ini. Saya minta dalam ajang festival semacam ini jangan sampai menimbulkan perselisihan yang bisa menimbulkan konflik atau keributan. Mari kita mengutamakan keamanan dan situasi yang kondusif di Kabupaten Sampang ini demi mewujudkan cita-cita kita bersama menuju Sampang Hebat Bermartabat. Agar ke depannya para wisatawan baik dari domestik maupun mancanegara tidak takut untuk datang ke lokasi wisata di Sampang,” tutupnya dilanjutkan dengan membuka secara resmi Festival Sapi Sonok Gemerincing Pesona Madura 2019. (msa)

Telah dibaca : 13 kali.