HOME // Olahraga

PERSIAPAN LATGAB TEBING ALAM, FPTI SAMPANG GELAR RAKOR

   Manager POJOK KIRI Madura Raya
 Pada: Januari 14, 2020
Pengkab FPTI Sampang menggelar rakor bersama organisasi PA yang menjadi anggota FPTI Sampang di Warkop Gobar jalan Pahlawan, Selasa (14/01/2020) sore.

Sampang, Pojok Kiri – Dalam rangka program kerja Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sampang pada tahun anggaran 2020. Pengurus Kabupaten (Pengkab) FPTI Sampang pada awal tahun 2020 akan segera menggelar latihan gabungan (latgab) bersama organisasi pencinta alam (PA) yang menjadi anggota FPTI Sampang.

Untuk mempersiapkan konsep latgab yang direncanakan akan digelar di Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. FPTI Sampang menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama 3 organisasi PA, yakni Mapala Poltera, Gaspala SMAN 1 Sampang, dan Smagapala SMAN 3 Sampang pada Selasa (14/01/2020) sore di Warkop Goa Lebar (Gobar) jalan Pahlawan.

Ketua Umum (Ketum) FPTI Sampang Ach Rahman Iswanto menuturkan jika rakor dimaksud mengambil tempat di sekitar Gobar agar mendapatkan nuansa tebing alam. Kebetulan hanya Gobar yang memiliki tebing alam di tengah-tengah kota Sampang, dan pemandangannya juga sangat bagus.

“Dalam rakor ini kami membahas terkait konsep dan persiapan pelaksanaan latgab yang menjadi salah satu program kerja FPTI Sampang. Rencananya kami akan mengadakan latgab bersama organisasi PA yang menjadi anggota FPTI Sampang di tebing alam Desa Tamberu Barat, Sokobanah. Sebelumnya pada akhir tahun 2019 kemarin kami sudah melakukan survei ke tebing alam tersebut. Di sana untuk tebing alamnya banyak pilihannya yang bisa digunakan untuk latihan panjat tebing,” tuturnya, Senin (14/01/2020) sore.

Rahman, begitu biasa disapa juga mengungkapkan jika pihaknya sudah melaporkan secara visual berupa foto dan video kepada pihak Pengurus Provinsi (Pengprov) FPTI Jawa Timur tentang tebing alam yang ada di Desa Tamberu Barat itu. Dirinya berharap nantinya tebing alam di wilayah Kecamatan Sokobanah tersebut bisa dijadikan tempat berlatih para atlet panjat tebing, dan juga sebagai destinasi wisata alam ke depannya.

BACA JUGA :  FPTI SAMPANG AKAN SEGERA TERBENTUK, DISPORABUDPAR DAN KONI RESPONS POSITIF

“Akhir tahun 2019 lalu kami sudah melakukan eksplorasi ke tebing alam di Desa Tamberu Barat itu. Hasil dokumentasinya kami laporkan kepada pihak Pengprov FPTI Jawa Timur, dan rencananya kami akan mengundang Bidang Tebing Alam FPTI Jawa Timur untuk bisa membantu mengeksploitasi keberadaan tebing alam itu agar bisa dijadikan tempat berlatih atlet kami di tebing alam,” jelas guru Bahasa Inggris SMAN 2 Sampang tersebut.

Di tempat yang sama, Ketua Harian (Ketuhar) FPTI Sampang Ach Ayus Andika menambahkan bahwa latgab yang akan digelar tersebut nantinya akan dikonsep sebagai ajang tukar pendapat dan ilmu terkait panjat tebing pada khususnya, dan tentang PA pada umumnya.

“Dalam latgab ini nantinya kami tidak hanya sekedar melakukan latihan panjat tebing dan camping bersama saja. Tetapi di dalamnya akan kami konsep dengan saling berbagi ilmu dan pengalaman masing-masing peserta latgab nantinya. Jadi, dalam latgab yang akan kami gelar itu nantinya tidak hanya sekedar bersenang-senang seperti camping dan panjat tebing saja, tetapi lebih pada pemanfaatan alam untuk bisa berlatih panjat tebing alam dan survival menghadapi alam terbuka. Pada khususnya kami juga akan melakukan pembinaan terhadap atlet muda yang akan kami bawa nantinya,” pungkas guru SD Pulau Mandangin tersebut. (msa)

Telah dibaca : 42 kali.