HOME // Seni Budaya

PERDANA DI TAHUN 2020, KPS GELAR PAMERAN SKETSA DAN DRAWING

   Manager POJOK KIRI Madura Raya
 Pada: Januari 21, 2020
Suasana pembukaan pameran Sketsa dan Drawing yang digelar KPS di Gesawiksa, Senin (20/01/2020).

Sampang, Pojok Kiri – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Komunitas Perupa Sampang (KPS) kembali menunjukkan eksistensinya dalam berkarya dengan menggelar pameran seni rupa. Namun, pada pameran perdana di tahun 2020 kali ini KPS mengadakan pameran Sketsa dan Drawing bertajuk ‘Sreeet’. Dalam pameran yang digelar di gedung Seni dan Budaya Wijaya Kusuma Sampang (Gesawiksa) tersebut diikuti 17 seniman yang tergabung dalam KPS.

Pada pembukaan pameran yang digelar sejak tanggal 20 hingga 26 Januari 2020 tersebut dibuka dengan konsep lesehan dan sesederhana mungkin. Seperti biasanya, KPS mampu menunjukkan eksistensinya meski tanpa adanya bantuan dana sepeser pun dari pihak Pemerintah setempat. Para anggotanya guyub dengan pembiayaan melalui modal patungan bagi yang berpameran.

Meski tanpa mengundang secara resmi kepada pemerintah, dalam pembukaan pameran dimaksud tampak dihadiri Kabid Kebudayaan Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang H Rohikum Mahtum didampingi Kasie Pembinaan Sejarah dan Nilai Tradisional H Moh Hanafi Kusairi. Selain itu juga tampak hadir Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh Iqbal Fathoni. Serta dimeriahkan oleh komunitas modifikasi sepeda motor yang ditampilkan dalam pameran KPS tersebut.

Kasatresnarkoba Polres Sampang AKP Hari Siswo Suwarno (kanan) didampingi Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh Iqbal Fathoni menyaksikan seniman KPS yang tengah melukis.

Dalam sambutan pembukaan pameran dimaksud, Ketua KPS Chairil Alwan mengungkapkan jika pada acara seremonial pembukaan pameran kali ini dikonsep dengan lesehan untuk menunjukkan kesederhanaan KPS dan juga agar lebih menambah nilai keakraban antara keluarga besar KPS dengan pengunjung yang menghadiri pembukaan pameran dimaksud.

“Selain agar nuansanya lebih akrab, konsep lesehan ini juga mengantisipasi kekhawatiran kami akan turun hujan, mengingat saat ini masih musim hujan. Untuk itu, kami mohon maaf apabila konsep acara yang dibuat lesehan pada pembukaan pameran kali ini dirasa kurang berkenan dan masih banyak kekurangannya. Karena memang seperti inilah KPS yang penuh kesederhanaan,” ungkapnya, Senin (20/01/2020).

BACA JUGA :  BUPATI CUP SAMPANG 2018 KICAU MANIA DISERBU 1.184 PESERTA DARI BERBAGAI DAERAH

Alwan, begitu akrab disapa. Memaparkan bahwa tema pameran ‘Sreeet’ itu muncul tanpa sengaja dalam pertemuan santai para anggota KPS saat membahas agenda pameran selama tahun 2020. Dirinya menilai ada kandungan makna yang mendalam dari tema tersebut, meskipun hanya satu kata singkat dan simpel.

“Jika dikupas, makna ‘Sreeet’ itu sangat luar biasa, tergantung bagaimana kita menyikapi makna kata itu. Kalau kata ‘Sreeet’ itu dilandasi dengan emosional, maka akan muncul kebencian dan rasanya ingin menghapusnya. Tetapi, kami menggunakan huruf ‘e’ lebih banyak yang menunjukkan kehati-hatian dalam menuangkan goresan. Tetapi, jika kita telisik lebih jauh tentu ya masih banyak lagi makna dari kata ‘Sreeet’ yang kami jadikan tema pameran kali ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sampang, yakni Disporabudpar yang telah memberikan fasilitas penggunaan Gedung secara gratis untuk tempat kami berpameran,” ujar guru kesenian MAN Sampang tersebut.

Di tempat yang sama, Kabid Kebudayaan Disporabudpar Sampang H Rohikum Mahtum mengatakan jika pihaknya sangat mengapresiasi atas eksistensi yang ditunjukkan KPS dengan agenda pameran yang sudah diagendakan selama satu tahun.

“Sebenarnya, untuk yang sifatnya berupa tontonan seperti pameran seni rupa yang diadakan oleh KPS ini masuk pada ranahnya Bidang Pariwisata. Kami tugasnya untuk mengembangkan bidang kebudayaannya. Agenda pameran KPS yang sudah terjadwal selama tahun 2020 ini kami masukkan dalam kalender event Disporabudpar, tetapi tetap menginformasikan bahwa yang mempunyai kegiatan itu KPS, bukan pemerintah atau Disporabudpar sendiri,” tutupnya. (msa)

Telah dibaca : 57 kali.