HOME // Kesehatan // Pemerintahan // Sosial Masyarakat

10 HARI, SEORANG PRIA TANPA IDENTITAS MASIH DI RSUD BANGKALAN

   Manager POJOK KIRI Madura Raya
 Pada: Januari 23, 2020
Seorang pria tanpa identitas saat dirawat di RSUD Bangkalan.

Bangkalan, Pojok Kiri – Seorang pria tanpa identitas yang saat ini berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur hingga saat ini masih berada di ruang Irna A yang diduga korban tabrak lari yang mengalami luka berat di bagian kaki kiri.

Berdasarkan keterangan salah seorang petugas kepala bagian ruangan Irna A Vivin, mengatakan, Pria tanpa identitas sudah dirawat oleh Rs. Syamrabu sejak tanggal 14 Januari 2020, pertama kali di antar oleh seorang warga yang tidak dikenal lantaran kasihan.

“Ada warga yang mengantarkan ke rumah sakit, memang kondisinya saat itu luka berat bagian kaki kiri, perlu ditindak operasi tulang ankle retak,” katanya, pada Kamis (23/01/2020).

Selain itu, selama pasien dirawat sekitar lebih dari satu pekan ini, dan pihak Dokter sudah dinnyatakan kondisi pasien perkembnganya semakin membaik, bahkan pasien bisa dinyatakan bisa rawat jalan sehingga kondisi pasien secara medis dinyatakan sembuh.

“Sampai saat ini pasien belum ada satupun pihak keluarganya yang datang, namun kondisi pasien saat ini sembuh dan sehat fisiknya, usia korban sekitar 60 tahun,” tambahnya.

Sementara saat konfirmasi oleh wartawan Pojok Kiri, Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan Rs. Syamrabu Bangkalan Nasib Anwari mengungkapkan, sampai saat ini pihak rumah sakit masih terus menangani pasien, dan sejauh ini pihak rumah sakit sendiri sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan.

“Sebelum kita melakukan penanganan terhadap pasien, kita sudah koordinasi dengan Dinsos, bahkan sebelum pasien akan dilakukan operasi pihak Dinsos selaku intansi yang mempunyai kewenangan sudah bertangung jawab,” ucapnya.

Namun, setelah dilakukan penanganan yang cukup oleh Pihak Rumah sakit pasien tersebut secara medis sudah dinyatakan bisa dirawat jalan dan sembuh.

BACA JUGA :  TAK KUNJUNG TETAPKAN TERSANGKA, MAHASISWA DESAK POLRES USUT KORUPSI GEDUNG DINKES SUMENEP

“Ketika kami koordinasikan lagi ke pihak dinsos, pihakanya menyampaikan ini belum layak dibawa, karena pasien ini belum mandiri, apalagi tidak ada keluarganya dan perlu recovery perlu pemulihan lagi,” ujarnya.

Sementara Kabid Rehabilitasi Sosial Ahmad Ready Dinsos Bangkalan saat konfirmasi terkait kebenaran laporan pihak rumah sakit tersebut menanggapi, Dinsos sudah memberikan rekomendasi untuk biaya perawatan, dan sudah koordinasi ke Rs. Menur Surabaya untuk penyembuhan kejiwaannya.

“Benar kami sudah memberikan rekomendasi, tetapi Soalnya Rs. Menur tidak bisa langsung kirim karena masalahnya kamar disana masih ful, hanya menunggu konfirmasi dari pihak Rs. Menur saja Intinya kami siap untuk mengantarkan,” tuturnya.

Tambahnya, pasien yang Tidak memiliki Tempat Tinggal Tidak Tetap (T4) itu dinyatakan sembuh fisiknya dari Pihak Rs. Syamrabu Bangkalan kita akan langsung bawa,  bahkan kami sudah kordinasi dengan pihak Rs. Menur panti Jawa Timur.

“Pasien T4 yang mengalami Psikotik  ini kami sudah siap dirujuk ke Rs. Menur, tapi menunggu telepon dari pihak Rs. Menur, mangkanya kami kepada Rs. Bangkalan mohon untuk cukup sedikit bersabarlah satu sampai tiga hari kedepan,” pungkasnya. (ris/msa)

Telah dibaca : 30 kali.