HOME // Advertorial/Iklan // Pemerintahan

KUMPULKAN CAMAT DAN KADES, DPMD SAMPANG SOSIALISASI LOMBA DESA 2020

   Manager POJOK KIRI Madura Raya
 Pada: Februari 8, 2020
Pemateri tengah menyampaikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Lomba Desa Kabupaten Sampang Tahun 2020 di aula rapat kantor DPMD Sampang, Jumat (07/02/2020).

Sampang, Pojok Kiri – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang menggelar Sosialisasi Lomba Desa Kabupaten Sampang Tahun 2020. Kegiatan dimaksud dilaksanakan di aula rapat kantor DPMD Sampang pada Jumat (07/02/2020) pagi.

Dalam kegiatan dimaksud, pihak DPMD Sampang mengundang seluruh camat dan kepala desa (kades) yang ada di Kabupaten Sampang. Selain itu juga mengundang seluruh ketua tim penggerak PKK (TP-PKK) tingkat kecamatan hingga desa yang ada di Kabupaten Sampang. Dengan total undangan yang hadir sekitar 60 orang.

Pada kegiatan sosialisasi itu, DPMD Sampang menghadirkan 3 orang pemateri. Diantaranya dari DPMD sendiri, yakni Suhanto selaku Kabid Bina Pemerintahan Desa (Pemdes), dan 2 orang lainnya dari TP-PKK Kabupaten Sampang.

Kabid Bina Pemdes, Suhanto menyampaikan bahwa lomba desa dimaksud merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi salah satu program Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT). Untuk itu, di awal tahun 2020 ini pihaknya mengelar kegiatan sosialisasi tentang lomba desa yang akan digelar pada tahun ini.

Peserta Sosialisasi Lomba Desa Kabupaten Sampang Tahun 2020 tengah serius menyimak Pemateri.

“Lomba Desa ini bertujuan untuk mengevaluasi kemajuan desa melalui 3 indikator. Yaitu, pemerintahan desa, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Untuk itu kami menggelar kegiatan sosialisasi ini agar pihak terkait mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, dan juga TP-PKK bisa memahami target yang harus bisa dicapai dalam lomba desa pada tahun ini,” ujarnya, Jumat (07/02/2020).

Suhanto juga mengungkapkan jika implementasi dari lomba desa itu agar nantinya setiap desa bisa lebih berkembang dan maju, hingga nantinya bisa menjadi desa mandiri. Sementara di Kabupaten Sampang yang terdapat 180 desa, ada 3 yang ditargetkan menjadi desa mandiri nantinya.

“Desa harus berkembang dan maju, bahkan nantinya juga harus bisa menjadi desa mandiri. Untuk itu, Kades harus mempunyai target dalam penggunaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) untuk menaikkan status desa, bukan hanya menargetkan serapan DD/ADD saja. Untuk itu, pendapatan asli desa (PADes) harus lebih digenjot lagi. Upaya pengentasan kemiskinan juga harus dilakukan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari DD. Sebab, nantinya bagi Kades yang mampu memajukan dan menaikkan predikat desanya akan mendapatkan reward berupa uang dari Bupati Sampang pada lomba desa tahun ini,” pungkasnya. (msa)

BACA JUGA :  GUBERNUR JATIM HADIRI SERIJAB DAN PARIPURNA VISI MISI BUPATI SAMPANG

Telah dibaca : 6 kali.