SUMENEP – Guna memastikan profesionalisme dan mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata api (senpi) dinas, tim gabungan dari Polda Jawa Timur menggelar pemeriksaan mendadak di lingkungan Polres Sumenep, Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Sumenep ini melibatkan tim dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda), Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam), serta Biro Logistik (Rolog) Polda Jatim. Kedatangan tim disambut langsung oleh Wakapolres Sumenep beserta jajaran pejabat utama.
Pemeriksaan Menyeluruh: Administrasi hingga Amunisi
Satu per satu personel pemegang senpi dinas dari berbagai satuan fungsi berbaris untuk menjalani pemeriksaan ketat. Tim gabungan melakukan audit secara mendalam yang meliputi beberapa aspek krusial:
- Aspek Administrasi: Pemeriksaan masa berlaku surat izin pemakaian senjata api (Siksa).
- Kondisi Fisik: Pengecekan kebersihan dan kelayakan mekanisme kerja senjata agar siap digunakan sewaktu-waktu.
- Kelengkapan Amunisi: Pencocokan jumlah peluru yang dipegang dengan data logistik yang tercatat.
- Standar Perawatan: Evaluasi cara personel dalam merawat dan menyimpan senjata secara aman.
Cegah Penyalahgunaan Sejak Dini
Wakapolres Sumenep menegaskan bahwa pendampingan ini adalah wujud komitmen Polres Sumenep dalam mendukung pengawasan internal dari tingkat wilayah. Langkah ini diambil agar tidak ada ruang bagi pelanggaran sekecil apa pun terkait penggunaan senjata api di lapangan.
“Kami ingin memastikan seluruh personel benar-benar memenuhi syarat, baik secara administrasi maupun kesiapan mental dan kemampuan. Ini adalah langkah preventif agar tidak terjadi penyalahgunaan senpi yang dapat mencederai institusi maupun masyarakat,” tegas Wakapolres Sumenep.
Disiplin Sesuai SOP
Dalam kesempatan tersebut, tim dari Polda Jatim memberikan arahan khusus kepada para anggota agar senantiasa patuh pada Standard Operational Procedure (SOP). Penekanan diberikan pada aspek profesionalisme dan proporsionalitas saat bertugas menggunakan senjata api.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai audit fisik, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan bagi anggota. Hal ini sejalan dengan komitmen Polri untuk terus bertransformasi menuju institusi yang lebih akuntabel dan dipercaya oleh masyarakat.
Dengan terlaksananya pemeriksaan ini, Polres Sumenep memastikan bahwa setiap pucuk senjata yang dipegang anggotanya berada dalam pengawasan yang ketat. Langkah ini diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Sumenep. (*)

