Bangkalan — Program Karya Bhakti TNI AD di wilayah Madura terus menunjukkan progres positif dalam menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Pada Kamis (9/7/2026), proyek pengeboran sumur bor di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Al Aziziyah, Desa Tlomar, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, dinyatakan resmi selesai.
Pekerjaan infrastruktur air bersih ini berhasil mencapai kedalaman target, yaitu 50 meter. Secara teknis, proyek ini mengoptimalkan material berkualitas dengan spesifikasi sebagai berikut:
- Casing/Paralon: Maspion 6 dim sebanyak 11 lonjor.
- Pipa Saluran: Ukuran 1,25 dim sebanyak 9 lonjor.
- Pompa Air: Pemasangan pompa benam (submersible/sibel) ukuran 1,5 dim.
Pembangunan sumur bor ini menjadi salah satu langkah nyata TNI AD dalam memperluas akses sarana air bersih, khususnya bagi lingkungan pondok pesantren dan warga sekitarnya. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sanitasi dan konsumsi sehari-hari, sekaligus mendongkrak kualitas kesehatan serta kesejahteraan warga di Desa Tlomar.
Wujud Kepedulian TNI AD di Madura
Danramil Tanah Merah, Kapten Kav Imam Ghazali, menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen berkelanjutan dari TNI AD untuk selalu peka terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Madura.
”Kami berharap sumur bor ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para santri dan masyarakat sekitar, sehingga kebutuhan air bersih tidak lagi menjadi kendala. TNI akan terus hadir dan berkontribusi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan yang berdampak langsung,” ujar Kapten Kav Imam Ghazali.
Dengan rampungnya proyek ini, para santri di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Al Aziziyah kini dapat menjalankan aktivitas ibadah dan belajar dengan lebih tenang berkat jaminan pasokan air bersih yang memadai.

