3 Juni 2026

Aksi Nyata Ketahanan Pangan, Polsek Ganding Polres Sumenep Dampingi Petani Jagung di Desa Gadu Timur

SUMENEP – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep terus bergerak progresif dalam mengawal program ketahanan pangan nasional di wilayah hukumnya. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim.

​Di bawah komando Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya lewat pendampingan intensif sektor pertanian di Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Kamis (28/5/2026).

Kawal Swasembada Pangan hingga ke Pelosok Desa

​Sebagai wujud konkret di lapangan, AKBP Anang Hardiyanto menginstruksikan seluruh jajarannya, terutama para personel Bhabinkamtibmas, untuk aktif turun langsung melakukan pemantauan dan pendampingan di sektor pertanian desa binaan. Langkah preventif ini krusial dilakukan demi menjaga stabilitas pangan lokal sekaligus menyokong target swasembada pangan nasional.

​”Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh kami dalam menyukseskan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia,” ujar AKBP Anang Hardiyanto melalui Kapolsek Ganding, AKP Hudi Susilo.

​Menindaklanjuti arahan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Gadu Timur, Aipda Heri Sudarsono, melaksanakan pengecekan langsung dan monitoring pertumbuhan tanaman jagung di lahan pertanian milik Bapak Supri, warga setempat.

Sinergitas dan Deteksi Dini Ancaman Hama

​Kapolsek Ganding, AKP Hudi Susilo, menjelaskan bahwa kehadiran institusi kepolisian di lahan pertanian bukan sekadar seremonial. Kegiatan ini dirancang untuk membangun sinergi yang solid antara aparat dan masyarakat, sekaligus memberikan motivasi serta rasa aman bagi para petani saat mengelola lahan mereka.

​Lebih dari itu, pemantauan langsung ini juga berfungsi sebagai ruang deteksi dini bagi pihak kepolisian terhadap berbagai kendala teknis yang dihadapi petani di lapangan, seperti:

    • ​Ancaman serangan virus tanaman.
    • ​Potensi sebaran hama yang bisa menghambat produktivitas.
    • ​Gangguan pertumbuhan yang membuat bibit menjadi tidak sehat.

​”Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir menjadi bagian dari solusi dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat. Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan kita,” tegas AKP Hudi Susilo.

Apresiasi dari Petani dan Gerakan Berkelanjutan

​Program yang dijalankan oleh Polsek Ganding jajaran Polres Sumenep ini berjalan selaras dengan kebijakan nasional, di mana sektor pertanian ditempatkan sebagai pilar utama pembangunan nasional. Melalui keterlibatan aktif kepolisian, ketahanan pangan diharapkan mampu bertransformasi menjadi sebuah gerakan bersama yang berkelanjutan.

​Kehadiran personel Polri di tengah sawah ini mendapat apresiasi hangat dari warga dan kelompok tani di Desa Gadu Timur. Aksi tersebut dinilai sebagai simbol nyata kepedulian negara terhadap kesejahteraan para petani.

​Dengan konsistensi langkah seperti ini, Polres Sumenep—khususnya Polsek Ganding—optimistis dapat terus berkontribusi positif dalam menciptakan kedaulatan pangan yang kuat dari tingkat desa hingga nasional.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *