BANGKALAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0829/Bangkalan menunjukkan komitmen nyata dalam memerangi peredaran gelap narkotika di lingkungan militer. Hal ini dibuktikan melalui gelaran penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Semester I Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Manunggal Makodim 0829/Bangkalan pada Jumat (29/5/2026) ini diikuti oleh sedikitnya 165 personel yang terdiri dari prajurit TNI-AD, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Deteksi Dini Lewat Tes Urine Acak
Untuk memastikan lingkungan Kodim benar-benar bersih dari zat terlarang, agenda diawali dengan pengecekan personel secara ketat. Tidak berhenti di sana, panitia juga menggelar tes urine secara acak dan mendadak kepada 45 anggota Kodim sebagai langkah deteksi dini.
Mewakili Dandim 0829/Bangkalan, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Hendhi Meindrawarman secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Kasdim menegaskan bahwa narkoba adalah musuh nyata yang dapat menghancurkan sendi-sendi kehidupan prajurit.
”Penyuluhan P4GN ini adalah benteng nyata satuan untuk melindungi prajurit dari pengaruh negatif narkoba. Saya ingatkan dengan tegas kepada seluruh anggota, jangan sekali-kali mencoba atau mendekati narkoba dalam bentuk apa pun,” ujar Mayor Inf Hendhi.
Ia juga menambahkan bahwa dampak buruk narkoba tidak hanya merusak masa depan pribadi, tetapi juga menghancurkan keharmonisan keluarga dan mencoreng kehormatan institusi TNI.
”Bentengi diri dengan keimanan yang kuat, penuhi hari dengan kegiatan positif, dan bijaklah dalam memilih lingkungan pergaulan,” pesannya di hadapan para peserta.
Edukasi Medis dan Faktor Pemicu
Hadir sebagai pemateri utama, dr. Fitrotul Dwi Emilia dari Pos Kesehatan (Poskes) Bangkalan memberikan pemaparan komprehensif mengenai bahaya laten narkotika dari sudut pandang medis. Ia menjelaskan secara rinci bagaimana zat adiktif tersebut dapat merusak sistem saraf, memicu halusinasi, menyebabkan ketergantungan akut, hingga berujung pada kematian.
Selain dampak klinis, dr. Fitrotul juga mengupas berbagai faktor yang kerap menjadi pemicu seseorang terjerumus ke dalam lingkaran hitam narkoba.
- Lingkungan Pergaulan: Tekanan dari teman sebaya atau salah memilih lingkaran pertemanan.
- Faktor Psikologis: Rasa ingin tahu yang tinggi atau pelarian dari stres.
- Kondisi Keluarga: Kurangnya komunikasi dan keharmonisan di rumah.
Langkah Preventif Menuju Satuan Profesional
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dinamis, foto bersama, serta deklarasi komitmen bersama untuk memerangi narkoba. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui edukasi dan langkah preventif yang konsisten ini, Kodim 0829/Bangkalan berharap dapat terus memperkuat integritas moral setiap prajurit, sekaligus menjaga profesionalisme satuan demi pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

