BANGKALAN – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang tragis terjadi di Jalan Akses Suramadu Tangkel, Bangkalan, pada Jumat pagi (3/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Insiden maut ini melibatkan sejumlah kendaraan dan mengakibatkan pasangan suami istri (pasutri) meninggal dunia di lokasi kejadian.
Pantauan di lokasi menunjukkan dampak benturan yang sangat keras. Sebuah truk Mitsubishi tampak terguling ke area rerumputan dalam kondisi terbalik dengan kabin yang ringsek parah. Muatan truk tersebut berserakan di sekitar lokasi, sementara beberapa mobil lain yang terlibat juga mengalami kerusakan hebat. Ratusan warga dan pengendara yang melintas sempat memadati pinggir jalan untuk melihat langsung proses evakuasi.
Kronologi Kejadian
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan, Ipda Akhmad Jauhari, didampingi Kasihumas Ipda Agung Intama, menjelaskan bahwa proses evakuasi korban dan bangkai kendaraan berlangsung cukup lama hingga Jumat malam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan ini bermula ketika sebuah bus berpelat nomor M 7537 UA melaju dari arah Surabaya menuju Bangkalan. Bus tersebut dikemudikan oleh AS (61), seorang warga Kabupaten Sampang.
”Ini jalur satu arah, dan posisi bus berada di paling belakang. Terkait korban, pengendara sepeda motor beserta penumpangnya (pasutri) meninggal dunia di lokasi kejadian,” terang Ipda Jauhari.
Diduga Akibat Sopir Bus Alami Microsleep
Selain merenggut dua nyawa, seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah. Pihak kepolisian menduga kuat bahwa kecelakaan ini dipicu oleh kelalaian pengemudi bus yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudikan kendaraan.
Sebelum kecelakaan maut itu terjadi, bus tersebut diketahui baru saja menyelesaikan perjalanan panjang dari Kabupaten Sumenep menuju Situbondo untuk mengantarkan santri. Setelah tugasnya selesai, bus langsung bertolak kembali ke Madura untuk mengantarkan para wali santri pulang ke Sumenep.
”Dugaan sementara, sopir bus mengalami microsleep karena kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh,” tutup Ipda Jauhari.
Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut sedang ditangani lebih lanjut oleh Satlantas Polres Bangkalan untuk memastikan penyebab pasti tabrakan beruntun tersebut. (Red)

