17 Mei 2026

Sulap Teras Rumah Jadi Kantor Layanan Adminduk, Warga Galis Dajah Kini Punya Identitas Resmi

BANGKALAN – Teras rumah warga di Desa Galis Dajah, Kecamatan Konang, mendadak berubah fungsi menjadi pusat pelayanan publik pada Rabu (6/5/2026). Melalui program non-fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, warga pelosok kini tak lagi kesulitan mendapatkan hak administratif mereka sebagai warga negara.

Jemput Bola di Pelosok Desa

​Di bawah langit cerah Bangkalan, sinergi antara prajurit Kodim 0829/Bangkalan, petugas Dispendukcapil, dan aparat kecamatan menciptakan suasana “kantor pelayanan” yang hangat dan merakyat. Tanpa perlu menempuh jarak jauh dan mengeluarkan biaya transportasi ke pusat kota, warga mengantre dengan tertib untuk melakukan perekaman KTP elektronik, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pengurusan akta kelahiran dan kematian.

​Bagi warga Desa Galis Dajah, kehadiran layanan di teras rumah ini adalah jawaban atas kendala jarak dan waktu yang selama ini menjadi penghalang mereka untuk memiliki dokumen kependudukan yang sah.

Identitas Sebagai Kunci Kesejahteraan

​Dan SSK TMMD ke-128 Kodim Bangkalan, Letda Inf Dwi Hartono, A, yang turun langsung memantau proses perekaman, menegaskan bahwa identitas resmi adalah fondasi dasar bagi masyarakat untuk mendapatkan akses layanan negara lainnya.

​”Kami ingin memastikan setiap warga memiliki identitas resmi. Ini penting untuk akses pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial. TMMD hadir untuk menjembatani kebutuhan dasar tersebut,” tegas Letda Inf Dwi Hartono di sela-sela kegiatan.

Apresiasi dari Pemerintah Setempat

​Camat Konang, Abd. Gofar, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan jemput bola ini. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dalam TMMD terbukti efektif menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

​“Kami melihat langsung manfaatnya. Warga tidak lagi kesulitan mengurus dokumen penting. Ini bukan sekadar pelayanan administrasi, tapi bentuk nyata kepedulian negara kepada masyarakat di pelosok,” ujar Abd. Gofar dengan nada optimis.

Harapan Baru di Balik Selembar Kartu

​Dengan terlaksananya program ini, Desa Galis Dajah kini melangkah menuju tertib administrasi. Di balik perangkat perekaman data yang sederhana dan semangat gotong royong para prajurit, terselip harapan besar: setiap warga kini diakui secara hukum, membuka pintu bagi masa depan yang lebih pasti dan akses bantuan yang lebih merata.

​Program non-fisik TMMD ke-128 ini sekali lagi membuktikan bahwa TNI tidak hanya membangun infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga membangun “jembatan” bagi warga untuk mendapatkan hak-hak sipilnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *