17 Mei 2026

Setetes Air, Sejuta Harapan: Sumur Bor TMMD Ubah Wajah Kehidupan di Socah

BANGKALAN – Suara riuh tawa anak-anak di SDN 1 Petaonan, Kecamatan Socah, terdengar lebih lepas dari biasanya. Di sudut halaman sekolah, sebuah keran diputar, dan seketika air jernih memancar deras. Pemandangan sederhana ini adalah kemewahan baru yang dihadirkan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 0829/Bangkalan melalui program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tahun 2026, Selasa (05/05/2026).

​Sebelum kehadiran sumur bor ini, air bersih adalah “barang langka” bagi siswa-siswi di sana. Mereka kerap harus membawa bekal air dari rumah atau menahan haus selama jam sekolah. Kini, potret muram itu berganti ceria. Di sela waktu istirahat, mereka bisa mencuci tangan, berwudhu dengan tenang, hingga sekadar bermain air dengan wajah sumringah.

Menjemput Sumber Kehidupan

​Bagi para guru dan warga sekitar, fasilitas ini bukan sekadar urusan sanitasi, melainkan sebuah perubahan peradaban kecil di tingkat desa. Air bersih menjadi jawaban tuntas atas jeritan kekeringan yang kerap melanda saat musim kemarau panjang tiba.

​Prajurit TNI dan warga setempat telah menanggalkan sekat, bahu-membahu menggali tanah sedalam puluhan meter untuk “menjemput” harapan yang terpendam di perut bumi. Keringat yang menetes selama proses pengerjaan kini terbayar tunai dengan mengalirnya sumber kehidupan yang dapat dinikmati bersama.

Menyasar Institusi Pendidikan dan Agama

​Dampak positif TMMD kali ini tersebar merata di wilayah Kecamatan Socah. Tak hanya di sekolah dasar, pembangunan sarana air bersih telah rampung sepenuhnya di beberapa titik krusial, antara lain:

  • Ponpes Darul Ummah
  • Madrasah Nurul Hasanah
  • Madrasah Diniyah Bahrul Ulum
  • Yayasan Nurul Ikhlas Al Barokah

​Sementara itu, di Madrasah Diniyah Al-Ikhlas, Dusun Langgulang, pengerjaan terus dikebut dan kini telah mencapai progres 50 persen. Di setiap titik, air yang mengalir membawa narasi serupa: kemudahan dalam beribadah, jaminan kesehatan yang lebih baik, serta harapan baru yang tumbuh perlahan namun pasti.

Jembatan Kepedulian TNI dan Rakyat

​Dandim 0829/Bangkalan, Letkol Inf. Nanang Fahrur Rozi, S.Pd, menegaskan bahwa program TMMD adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak diukur dari seberapa dalam sumur digali, tapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.

​”Kami ingin setiap tetes air yang mengalir ini membawa manfaat nyata. Melihat anak-anak bisa tersenyum dan warga lebih sehat adalah kebanggaan tertinggi bagi kami,” ujar Letkol Nanang.

​Beliau juga menitipkan pesan mendalam kepada warga untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut secara swadaya. “Fasilitas ini milik bersama. Jika dirawat dengan baik, manfaatnya akan terus mengalir hingga generasi-generasi mendatang,” pungkasnya.

​Kini, Socah tak lagi sekadar berkutat dengan debu dan kekeringan. Melalui tangan dingin Satgas TMMD, desa ini mulai mengukir masa depan yang lebih basah, lebih sehat, dan tentu saja, lebih cerah.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *